Euro 2020

Semifinal Euro 2020 Italia vs Spanyol, Banyak Pundit yang Jagokan Gli Azzurri

Italia dan Spanyol diprediiksi sama-sama mengandalkan penguasaan bola, menerapkan pressing tinggi dan mendominasi lawan.

Editor: Taufiqur Rohman
(AFP/ FILIPPO MONTEFORTE)
Lorenzo Insigne (melompat) merayaka golnya bersama rekan satu timnya pada laga pembuka Euro 2020 yang mempertemukan Italia vs Turki di Stadion Olimpico, Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB. 

Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM - Italia dan Spanyol akan saling sikut memperebutkan satu tiket partai final Euro 2020.

Bentrokan dua tim kandidat juara Euro 2020 ini bakal berlangsung pada Rabu (7/7/2021) pukul 02.00 WIB.

Para pundit mengeluarkan prediksi masing-masing tentang hasil akhir laga ulangan final Piala Eropa 2012.

Para penikmat bola perlu mengantisipasi dual Tiki-Taka dalam laga ini.

Hal ini akan menjadi sajian menarik karena Italia akan berhadapan dengan negara di mana Tiki-Taka tercipta.

Seperti diketahui, sejak Roberto Mancini menjadi manajer timnas Italia, Gli Azzuri melakukan perombakan besar-besaran.

Melansir The Athletic, Mancini mengubah pendekatan bermain khas Italia, cattenacio atau strategi pertahanan gerendel menjadi pendekatan yang cenderung menyerang.

Italia kerap menerapkan formasi 4-3-3 yang dapat berubah seusai keadaan. Saat menyerang, formasi ini bakal berubah menjadi 3-2-5 di mana bek kiri dan satu gelandang mereka akan naik membantu serangan.

Tempo permainan Italia bergantung pada dua playmaker, biasanya Jorginho dan Marco Veratti, yang dapat digantikan Manuel Locatelli.

Dua playmaker ini bekerja layaknya Xavi dan Andreas Iniesta yang menjadi sumbu permainan Spanyol saat menjuarai Piala Dunia 2010.

Mengutip The Guardian, pihak Italia membantah mereka terinspirasi dari gaya permainan Tiki-Taka a la Spanyol.

“Kami tidak mengambil inspirasi dari Spanyol. Kami hanya memiliki ideologi sepakbola yang sama: menguasai bola, menerapkan pressing tinggi di fase menyerang, dan mencoba mendominasi lawan,” ujar Federico Chiesa.

Bagaimana pun, kedua tim juga sama-sama menggunakan strategi 4-3-3. Meski begitu, kedua tim memang memiliki perbedaan dalam menerjemahkan strategi itu.

Halaman
123
Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved