Berita Lumajang

Asyik Pesta Miras, Belasan Pemuda Lumajang Didatangi Tim Hunter, Ternyata 1 Orang Positif Covid-19

Asyik pesta miras oplosan, belasan pemuda di Lumajang didatangi Tim Hunter Covid-19, ikuti tes swab PCR, ternyata 1 orang positif virus Corona.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Dokpol
Tim Hunter Covid-19 saat menggelar razia di warung kopi di Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Selasa (6/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pesta minuman keras (miras) oplosan di Kabupaten Lumajang berujung apes.

Bagaiamana tidak, saat 12 pemuda tengah asyik menenggak miras oplosan tiba-tiba didatangi Tim Hunter Swab Test. Ternyata saat tes swab, ada 1 orang yang positif virus Corona (Covid-19).

Kejadian itu berlangsung pada Selasa (6/7/2021), tepatnya saat Tim Hunter Covid-19 Lumajang menggelar patroli jam malam PPKM Darurat.

Setibanya di kawasan Pasirian, Desa Condro, petugas menemukan warung kopi yang masih buka di jam 22.00 WIB, dan pengunjungnya ramai.

Kemudian, petugas memeriksa satu per satu pengunjung. Ada salah satu meja yang pengunjungnya dalam keadaan mata memerah, dan mulut bau alkohol.

Petugas yang curiga, langsung memeriksa sisi-sisi warung. Ternyata petugas menemukan botol plastik berukuran tanggung berisi minuman keras oplosan. Minuman itu ternyata racikan dari alkohol 70 persen dan suplemen berenergi.

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Bayu Halim Nugroho mengatakan, petugas menegur perbuatan mereka. Petugas yang geram pun langsung melakukan tes swab PCR pada 12 pemuda itu.

"Nah dari situ ada yang positif 1 orang. Saya gak bisa sebutkan namanya tapi kira-kira usianya 19 tahun," terang Bayu.

Untungnya, 11 pemuda lain hasil tes swab PCR-nya negatif. Mereka pun diserahkan ke Polsek Pasirian untuk diberikan bimbingan. Sementara, 1 pemuda yang positif Covid-19 dibawa ke Gedung BKD Lumajang untuk menjalani masa isolasi selama 14 hari.

Baca juga: 3 Tenaga Kesehatan Puskesmas Tempeh Lumajang Positif Covid-19, Pelayanan Baru Rawat Inap Ditutup

"Semua teman-temannya aman. Yang kami perlu harus segera, melakukan tracing ke keluarganya," ujarnya.

Lebih lanjut, Bayu mengimbau kepada seluruh masyarakat, utamanya pelaku usaha untuk mematuhi aturan PPKM Darurat.

Sebab, aturan tersebut diputuskan sebagai ikhtiar untuk segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Aturan atau kebijakkan ini demi kebaikan bersama, sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan perekonomian kembali membaik yang diharapkan,” pungkasnya.

Berita tentang Lumajang

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved