Breaking News:

Berita Sumenep

Dua Orang Staf Positif Covid-19, Kantor DPRD Sumenep Dilockdown

Kantor DPRD Sumenep di Jalan Raya Trunojoyo dilockdown, pasalnya dua orang staf DPRD Sumenep terkonfirmasi positif Covid-19.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim.com/Galih Lintartika
Tampak sepi gedung kantor DPRD Sumenep, Rabu (7/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim Network, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Kantor DPRD Sumenep di Jalan Raya Trunojoyo dilockdown, pasalnya dua orang staf DPRD Sumenep terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir membenarkan dan lockdown dilakukan dalam beberapa hari ke depan sejak hari ini, Rabu (7/7/2021).

"Dua orang staf fraksi yang terinfeksi sudah ditangani, dan keduanya sudah diisolasi," kata Abdul Hamid Ali Munir pada TribunMadura.com.

Politisi PKB Sumenep ini mengatakan, dengan adanya dua staf yang terpapar tersebut katanya, pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah anggota yang lain.

Dari hasil rapat koordinasi itu diputuskan, DPRD Sumenep sepakat untuk di sterilisasi atau dengan kata lain di-lockdown.

Baca juga: Breaking News,Pintu Masuk Kota Surabaya Ditutup Total di Bundaran Waru, Warga Kecele

"Hari ini akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan," katanya.

Orang nomor satu di DPRD Sumenep ini menuturkan, lockdown ini katanya berakhir sampai batas waktu penerapan PPKM, yakni hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Keputusan tersebut katanya, diambil sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM se Jawa-Bali.

"Apalagi saat ini banyak informasi orang sakit dan meninggal dunia. Harapan kami, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19," haranya.

Berita tentang DPRD Sumenep

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved