Berita Surabaya

Urus SIM dan SKCK di Surabaya Wajib Bawa Surat Keterangan Sudah Vaksin

Guna mempercepat penanganan Covid 19 di Surabaya, Polrestabes Surabaya mengeluarkan kebijakan baru dalam pelayanan masyarakat.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ndaru Wijayanto
Dokumen Humas
Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo saat memberika apel pagi kepada personel, 2021. 

Reporter: Firman Rachmanudin I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Guna mempercepat penanganan Covid 19 di Surabaya, Polrestabes Surabaya mengeluarkan kebijakan baru dalam pelayanan masyarakat.

Segala bentuk layanan yang dikeluarkan kepolisian itu bisa diakses masyarakat hanya saat sudah divaksin.

Hal itu dibuktikan dengan surat keterangan vaksinasi minimal di vaksinasi pertama.

Itu merupakan syarat tambahan yang dikeluarkan oleh Polrestabes Surabaya untuk memberikan layanan baik pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) hingga membuat aduan atau laporan di kantor polisi.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo menyebut jika hal itu dilakukan untuk mempercepat program vaksinasi guna membentuk herd immunity warga Surabaya khususnya.

Menurut Hartoyo tidak ada alasan tidak divaksin kecuali memang ada indikasi medis yang diterbitkan oleh dokter.

"Vaksinasi gratis. Setiap hari ada puluhan ribu dosis untuk warga Surabaya. Ini adalah upaya kami agar masyarakat Surabaya sesegera mungkin herd immunitynya terbentuk. Biar sehat kembali, beraktifitas kembali seperti sebelum pandemi," kata Hartoyo, Rabu (7/7/2021).

Kebijakan yang dikeluarkan oleh Polrestabes Surabaya itu juga bakal berlaku di polsek jajaran Polrestabes Surabaya.

"Bagi warga yang hendak mengakses layanan kepolisian agar membawa bukti surat keterangan sudah vaksin minimal di tahap pertama. Berlaku untuk semua layanan, SIM, SKCK maupun penerbitan laporan," tandas Hartoyo.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved