Breaking News:

Berita Kota Blitar

Anggaran Dipangkas untuk Covid-19, Dinas Pendidikan Kota Blitar Hanya Merehabilitasi 8 SD Tahun Ini

Anggaran dipangkas untuk Covid-19, Dinas Pendidikan Kota Blitar hanya merehabilitasi 8 SD untuk tahun 2021 ini. Jumlahnya turun dibanding tahun lalu.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
Pekerja sedang menyelesaikan pembangunan musala di SDN Plosokerep 2 Kota Blitar, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Jumlah bangunan sekolah dasar (SD) yang akan direhabilitasi Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar pada 2021 ini turun dibandingkan pada 2020.

Persoalannya, alokasi anggaran untuk rehabilitasi bangunan SD banyak yang dipangkas untuk penanganan Covid-19 (virus Corona). 

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar, Didit Rahman Hidayat mengatakan, hanya ada delapan SD yang mendapat jatah rehabilitasi pada tahun ini.

Delapan SD yang mendapat jatah rehabilitasi tahun ini, yaitu, SDN Plosokerep 2, SDN Sentul 4, SDN Bendo 2, SDN Bendo 1, SDN Rembang 1, SDN Tanggung 2, SDN Karangsari 2, dan SDN Sananwetan 1. 

"Dampak refocusing, kami banyak mengurangi alokasi anggaran untuk rehab sekolah. Tahun ini, hanya delapan sekolah yang dapat jatah rehab," kata Didit, Kamis (8/7/2021). 

Dikatakannya, delapan sekolah yang mendapat jatah rehabilitasi tahun ini memang masuk data prioritas. 

Rehabilitasi untuk delapan SD itu meliputi perbaikan ruang kelas, pembangunan musala, dan penambahan fasilitas lain. 

Baca juga: Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Petugas Gabungan Tertibkan Pedagang di Pasar Templek Kota Blitar

Alokasi anggaran untuk rehabilitasi delapan SD sekitar Rp 1 miliar dari APBD Kota Blitar. 

"Tapi, kami tetap akan mengusulkan beberapa sekolah yang masuk data untuk rehabilitasi pada anggaran tahun berikutnya," ujarnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved