Breaking News:

Berita Surabaya

Asimilasi di Rumah Diperpanjang, Rutan Surabaya Sosialisasikan Permenkumham Nomor 24 Tahun 2021

Program asimilasi di rumah diperpanjang, Rutan Kelas I Surabaya sosialisasikan Permenkumham nomor 24 tahun 2021.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Humas Rutan Surabaya
Sosialisasi Permenkumham nomor 4 tahun 2021 di Rutan Kelas I Surabaya, Kamis (8/7/2021).  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Angka kejadian Covid-19 (virus Corona) di Indonesia masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan. 

Hal tersebut membuat Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia mengambil langkah untuk menerbitkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) nomor 24 tahun 2021 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat bagi Narapidana dan Anak Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19. 

Pada peraturan tersebut, diterangkan bahwa program asimilasi di rumah yang telah terprogram sejak tahun 2020, akan diperpanjang hingga tanggal 31 Desember 2021, mengingat jumlah angka kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi. 

Oleh karena itu, Rutan Kelas I Surabaya melalui Kepala Sub Seksi Bantuan Hukum dan Pelayanan Tahanan (BHPT), Yuslizar, mensosialisasikan Permenkumham nomor 24 tahun 2021 tersebut, Kamis (8/7/2021). 

Di hadapan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Surabaya, Yuslizar menjelaskan adanya peraturan tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk menanggulangi dan memutus mata rantai Covid-19 di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM

Selain itu, ia juga menjelaskan asimilasi di rumah tidak sama dengan bebas. 

Baca juga: Rumah Sakit Lapangan Tembak Surabaya Mulai Terima Rujukan Pasien Covid-19, Begini Mekanismenya

"Warga binaan pemasyarakatan wajib lapor ke Balai Pemasyarakatan terdekat selama masa pidana masih berjalan," ujarnya. 

Selain itu, Yuslizar menegaskan, setiap pelayanan yang dilakukan oleh Rutan Kelas I Surabaya tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. 

"Jangan ada yang memberikan sepeser pun kepada petugas atau yang mengatasnamakan petugas, karena layanan kami berikan secara gratis, " tutupnya.

Berita tentang Surabaya

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved