Breaking News:

Berita Probolinggo

Jumlah Penumpang di Stasiun Probolinggo Menurun Drastis Selama Penerapan PPKM Darurat

Jumlah penumpang di Stasiun Probolinggo menurun drastis selama penerapan PPKM Darurat, dari sekitar 100an menjadi hanya 10-15 orang tiap harinya.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Suasana ruang tunggu Stasiun Probolinggo tampak lengang selama PPKM Darurat, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Jumlah penumpang di Stasiun Probolinggo mengalami penurunan sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat diterapkan pada 3 Juli 2021 lalu.

Suasana di ruang tunggu stasiun pun tampak lengang. 

Kepala Stasiun Probolinggo, Andri Purwanto mengatakan, saat ini jumlah penumpang menyusut drastis. 

Sebelum PPKM Darurat berlaku, penumpang kereta api di Stasiun Probolinggo ada sekitar 100 orang per hari. 

Kini, jumlah penumpang hanya 10-15 orang tiap harinya. 

Artinya, warga mematuhi kebijakan pemerintah dalam mengurangi mobilitas di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19 (virus Corona). 

"Jumlah penumpang menurun drastis saat PPKM Darurat berlaku," katanya kepada TribunJatim.com, Kamis (8/7/2021). 

Ia menyebut, ada tiga kereta api rute jarak jauh yang beroperasi. Yakni, KA Sritanjung, KA Probowangi, dan KA Tawang Alun. 

Baca juga: Gara-gara Pembakaran Sampah, Atap Rumah Warga Probolinggo Ikut Dilalap Api, Padahal Sudah Diawasi

KA Sritanjung melayani rute Yogyakarta-Banyuwangi, KA Probowangi Surabaya-Banyuwangi, serta KA Tawang Alun Malang-Banyuwangi. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved