Breaking News:

Berita Nganjuk

Kejati Jatim Terima Pelimpahan Berkas-Tersangka Dugaan Jual Beli Jabatan Bupati Nganjuk Non-Aktif

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menerima pelimpahan berkas dan tersangka atau tahap II kasus dugaan suap jual beli jabatan oleh Bupati Nganjuk non-

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Achmad Amru Muiz
Bupati Nganjuk non aktif,Novi Rahman Hidhayat saat menuju ke mobil tahanan Kejari Nganjuk setelah proses pelimpahan selesai dari Dit Tipidkor Bareskrim Polri. 

Laporan wartawan TribunJatim Network, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menerima pelimpahan berkas dan tersangka atau tahap II kasus dugaan jual beli jabatan oleh Bupati Nganjuk non-aktif Novi Rahman Hidayat (NRH).

"Benar, kami menerima pelimpahan tahap II," kata Kasi Penkum Kejati Jatim, Fathurrohman saat dikonfirmasi, Kamis, (8/7/2021). 

Saat ini, ia menyebutkan tersangka ditahan di Polda Jatim. Saat ditanya apakah enam tersangka lainnya juga ikut ditahan?, Fathur mengaku masih akan menginformasikan kembali. 

"Kami akan informasikan kembali," sambungnya. 

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan bahwa, pelimpahan tahap II itu dilakukan setelah Kejaksaan Agung menyatakan berkas Bupati Nganjuk non-aktif Novi Rahman Hidayat dan enam tersangka lainnya, lengkap atau P-21. 

Mereka langsung dibawa ke Nganjuk untuk diserahkan kepada JPU Kejagung di Kejari Nganjuk

"Pada tanggal 5 Juli Kejagung menyatakan berkas penyidikan lengkap atau P-21. Hari ini sampai Surabaya didampingi JPU dari Kejaksaan Agung dan menuju ke Nganjuk lewat transportasi darat dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Argo kepada wartawan di Jakarta.

Baca juga: Kebutuhan Oksigen Melonjak saat Pandemi, Khofifah Bakal Buat Fasilitas Refill

Dengan dilakukannya proses tahap II ini, Bupati Nganjuk non-aktif dan enam tersangka lainnya bakal segera disidang. 

Selama proses penyidikan, kata Argo, penyidik Dit Tipidkor Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan sebanyak 49 saksi, tiga saksi ahli dan melakukan penggeledahan serta melakukan penyitaan terhadap sejumlah uang dan dokumen. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved