Breaking News:

Berita Malang

'Kota Malang Bisa Zona Hitam', Satpol PP Ingatkan Pelaku Usaha Mematuhi Aturan PPKM Darurat

Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat ungkap siap meninfak tegas yang melanggar aturan PPKM Darurat. Kota Malang bisa zona hitam.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Satpol PP Kota Malang saat memasang stiker penyegelan di salah satu kafe yang melanggar aturan PPKM Darurat, Rabu (7/7/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Masa sosialisasi aturan PPKM Darurat telah berakhir.

Oleh karena itu, pelaku usaha dan masyarakat yang melanggar aturan PPKM Darurat, langsung diberikan tindakan tegas.

Dalam operasi yang dilakukan Satpol PP Kota Malang pada Rabu (7/7/2021) malam, lima tempat usaha kafe disegel karena kedapatan melayani dine in (makan minum di tempat) di atas jam 20.00 WIB.

Dengan perincian, empat kafe di Jalan Sunan Pandan Aran dan satu kafe di Jalan Joyo Tambak Sari.

Penyegelan tempat usaha kafe tersebut, dilakukan selama lima hari. Selain itu, pengelola kafe juga diberikan BAP (surat teguran).

Baca juga: Kok Satgas Diam?, Kantor WFH Tapi Pasar Hewan di Kabupaten Magetan Ramai Buka Saat PPKM Darurat

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat mengatakan, dalam SE Wali Kota Malang No 38 Tahun 2021 telah diatur bahwa semua tempat usaha harus tutup pada pukul 20.00 WIB.

Selain itu, selama PPKM Darurat, pemilik usaha wajib meniadakan atau melipat meja kursi sebagai tanda tidak melayani dine in.

"Kami tegas menyampaikan, mulai hari ini kita akan tegas menindak yang melanggar. Tidak ada toleransi sama sekali. Karena kalau tidak dikendalikan, Kota Malang bisa zona hitam," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: 2 Gedung Isolasi Mandiri Terpusat Kota Kediri Siap Ditempati, di BLK Cukup Menampung 66 OTG Covid-19

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved