Breaking News:

Berita Madura United

Pelatih Madura United Legowo Kick Off Liga 1 2021 Diundur Meski Harus Bongkar Pasang Program

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan (RD) akui legowo kick off kompetisi Liga 1 kembali ditunda akhir Agustus mendatang

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
TRIBUNJATIM.COM/KHAIRUL AMIN
Pelatih Madura, Rahmad Darmawan usai memimpin latihan tim di SGMRP. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan (RD) akui legowo kick off kompetisi Liga 1 kembali ditunda akhir Agustus mendatang dari rencana penundaan sebelumnya yang akan digelar akhir bulan Juli.

Kembali tingginya kasus pandemi Covid-19 menjadi alasan RD memahami keputusan PSSI. Situasi saat ini disebut RD membutuhkan kerjasama banyak pihak untuk sama-sama memerangi pandemi.

Meskipun ia tidak memungkiri, penundaan kick off kompetisi yang berulang-ulang menjadikan tim pelatih harus berulang kali bongkar pasang program.

Semula, menatap rencana awal kompetisi akan kick off 9 Juli, Madura United sudah merancang melangsungkan pemusatan latihan di Jakarta sejak 30 Juni.

Rencana itu urung dilakukan setelah PSSI mengumumkan kick off kompetisi ditunda menjadi akhir bulan Juli, terbaru ditunda menjadi akhir Agustus.

"Yang pasti kami sebetulnya menginginkan semua dalam sesuai jadwal, tapi kan memang kondisinya seperti itu," kata Rahmad Darmawan pada surya.co.id, Kamis (8/7/2021).

"Jadi ya kami nikmati saja kondisi seperti ini, kami gak mau berkeluh kesah atau apa," tambahnya.

Imbas dari keputusan PSSI itu, Madura United sudah meliburkan timnya sejak 29 Juni lalu hingga 9 Juli mendatang.

Rencana itu dijelaskan RD bisa saja ada ubahan, apalagi kick off kompetisi (sesuai jadwal akhir Agustus) menyisakan waktu lebih dari satu bulan.

"Sementara kami liburkan sampai dengan tanggal 9 Juli setelah itu kami akan lihat perkembangan dari beberapa hari ini," paparnya.

Selama libur, RD tetap memberi tugas pada pemain, harapannya saat kembali bergabung dengan tim, kondisi pemain tidak terlalu menurun.

Satu diantara tugas yang diberikan RD mewajibkan pemain nge-gym dengan panduan yang sudah ditentukan tim pelatih.

"Sudah kami berikan ukuran untuk mereka melakukan latihan gym berapa persen bebannya. Sudah kami tentukan," kata RD.

"Masing-masing pemain sudah kami kasik guidance-nya, kami kasik jumlah angkatan masing-masing setiap gerakan,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved