Breaking News:

Berita Tuban

PPKM Darurat di Tuban Terus Dievaluasi, Bupati Lindra Berharap Masyarakat Bisa Memahami

Pelaksanaan PPKM Darurat di Tuban terus dievaluasi, Bupati Lindra berharap masyarakat bisa memahami aturan tersebut sebagai upaya mencegah Covid-19.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
surya/sudarsono
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky saat memberikan penjelasan terkait penggunaan bahasa jawa, Rabu (7/7/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Tuban, terus dievaluasi.

PPKM Darurat di Tuban yang dimulai pada 3-20 Juli 2021 mendapat perhatian dari Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky.

Selama beberapa hari pelaksanaan dan penegakan di lapangan, orang nomor satu di Tuban itu mengetahui betul situasi dan kondisi.

"Evaluasi terus dilakukan, saya berharap masyarakat memahami kondisi ini bersama," kata Lindra kepada wartawan, Kamis (8/7/2021).

Bupati muda itu menjelaskan, selama beberapa hari bersama TNI-Polri, Satpol PP, Dishub dan BPBD terus melakukan penegakan PPKM Darurat terkait Instruksi Mendagri dan Gubernur Jatim.

Mengenai penindakan, pemkab bersama pilar lainnya terus mengupayakan nilai edukasi kepada masyarakat. 

Selama ini belum ada penindakan tegas yang diberikan, namun apabila ada yang melanggar mulai 1-3 kali, petugas juga punya formula untuk melakukan ketegasan yang ada di bawah.

"Belum ada penindakan, kita upayakan edukasi. Saya berharap masyarakat membantu upaya pemerintah agar dalam monitor bisa terjaga dengan baik," pungkasnya.

Berikut 14 poin pembatasan aktivitas atau kegiatan masyarakat pada PPKM Darurat di Tuban

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved