Breaking News:

Berita Kota Kediri

Selama PPKM Darurat, Pedagang Pasar Tradisional di Kota Kediri Dibatasi Sampai Pukul 20.00 WIB

Selama penerapan PPKM Darurat, pedagang pasar tradisional di Kota Kediri dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. Akan ada sanksi bagi yang melanggar.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Personel kepolisian melakukan patroli dan sosialisasi ketentuan selama PPKM Darurat di pasar tradisional Kota Kediri, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri masih mengizinkan pasar tradisional beroperasi hingga pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen, selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Pembatasan dilakukan untuk membatasi aktivitas masyarakat di kawasan pasar tradisional secara lebih ketat dari sebelumnya.

Direktur Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kediri, Ihwan Yusup menjelaskan, telah memberlakukan aturan pembatasan sejak 3 Juli 2021 saat PPKM Darurat mulai dilaksanakan.

Selain itu, telah memberikan imbauan kepada para pedagang agar bersedia untuk menutup lapak dagangnya pukul 20.00 WIB.

“PD Pasar telah melakukan sosialisai kepada para pedagang agar mau menutup lapak atau tokonya pada pukul 20.00 WIB. Ini berlaku bagi pedagang, toko, dan warung yang ada di pasar," ungkap Ihwan Yusup, Kamis (8/7/2021).

Aturan tersebut diberlakukan pada tiga pasar tradisional di bawah naungan PD Pasar Kota Kediri, meliputi Pasar Setono Betek, Pasar Pahing dan Pasar Bandar yang beroperasi hingga malam hari.

Sejauh ini para pedagang pasar telah menaati aturan buka hingga pukul 20.00 WIB. Meski begitu, perlu adanya pengawasan yang ketat agar tidak terjadi pelanggaran.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, Seribu Lebih Anggota Polres Kediri Kota Jalani Rapid Antigen

Bagi pedagang pasar yang ketahuan melanggar akan ada sanksi.

“Pedagang yang masih tetap membuka lapaknya, sudah diberi peringatan. Juga dilakukan pemadaman listrik di area pasar agar mau menutup lapak atau tokonya, kecuali apotek atau toko obat saja," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved