Breaking News:

Berita Ponorogo

PCNU Ponorogo Menganjurkan Untuk Salat Jumat di Rumah

(PCNU) Ponorogo memberikan sejumlah imbauan terkait pelaksanaan Salat Jumat kepada warga Nahdliyyin Ponorogo di masa PPKM mikro darurat.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Operasi yustisi kembali digalakkan di masa PPKM Darurat di Ponorogo, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo memberikan sejumlah imbauan terkait pelaksanaan Salat Jumat kepada warga Nahdliyyin Ponorogo di masa PPKM mikro darurat.

Menurut Wakil Katib Syuriah PCNU Ponorogo Muqorobin Al-hafidz, jika di daerah tersebut banyak warga yang terpapar dan sangat rawan terjadi penularan Covid-19, maka dianjurkan untuk salat Jumat di rumah.

"Jadi kajian fiqihnya diperbolehkan salat masing-masing di rumah, bisa salat Jumat bisa salat Dhuhur," kata Muqorobin, Jumat (9/7/2021).

Jika anggota keluarga di rumah tersebut lebih dari 3-5 orang maka dianjurkan Salat Jumat tetap dengan dua khutbah yang ringkas.

"Namun kalau tidak bisa ya cukup salat dhuhur," lanjutnya.

Sedangkan pada wilayah yang dipandang aman dan terhindar dari Covid-19, Salat Jumat bisa dilaksanakan di masjid.

"Tapi hanya untuk lingkungan sekitar saja dan Prokes tetap dilaksanakan secara ketat," tambah Muqorobin.

Kepada takmir yang masjidnya melaksanakan salat Jumat, Muqorobin meminta untuk memprioritaskan jemaah di lingkungan sekitar saja.

"Khutbahnya singkat, wiridnya dikurangi, intinya jangan terlalu lama berkumpul," tambahnya kepada TribunJatim.com.

Muqorobin yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Peribadatan Masjid Nahdlatul Ulama Ponorogo mengatakan bahwa Masjid NU Ponorogo juga tetap melaksanakan salat Jumat.

Baca juga: Pasien Covid-19 Membludak, Pemkab Ponorogo Tambah Tenaga Kesehatan Khusus

"Dengan berbagai pertimbangan dan masukan, Masjid NU Ponorogo tetap melaksanakan Salat Jumat tapi juga hanya untuk warga sekitar," ucap Muqorobin.

Warga sekitar yang dimaksud adalah jemaah yang biasa salat rawatib berjamaah di Masjid NU Ponorogo.

"Prokes kita patuhi, kita semprot disinfektan secara berkala. Kuota dikurangi dan dibatasi hanya warga sekitar yang biasa jamaah karena ini posisinya PPKM darurat," pungkasnya.

Beita tentang PPKM Darurat

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved