Breaking News:

Berita Malang

PPKM Darurat Hari Ke-6 Belum Menekan Lonjakan Kasus Covid-19, Begini Kata Dinkes Kabupaten Malang

PPKM Darurat pada hari keenam ini masih belum tunjukkan menyusutnya lonjakan kasus Covid-19. Begini kata Dinkes Kabupaten Malang.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Erwin Wicaksono
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wisaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang masih terus melakukan pengkajian mengenai efektifitas PPKM Darurat dalam menekan lonjakan virus Corona ( Covid-19 ).

Kepala Dinkes Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo menerangkan, efektifitas PPKM Darurat pada hari keenam ini masih belum tunjukkan menyusutnya lonjakan kasus Covid-19.

Namun, PPKM Darurat sejauh ini bisa menekan mobilitas masyarakat.

"PPKM Darurat belum terlihat (efektifitas terhadap penurunan kasus Covid-19)," terang Arbani ketika dikonfirmasi.

Baca juga: MUI, NU dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Imbau Salat Jumat di Rumah Saja, Sukseskan PPKM Darurat

Arbani menambahkan, PPKM mikro yang diterapkan sebelum PPKM Darurat menujukkan efektifitas terhadap menstabilkan bed occupation rate atau BOR.

"Sebenarnya kemarin-kemarin sudah stagnan ya (kasus Covid-19). PPKM mikro ada efeknya terhadap bed occupation rate (BOR). Jadi saat iu 40 sampai 50 persen, stagnan. Untuk isolasi biasa 19 persen sampai 22 persen," jelasnya.

Penerapan PPKM Darurat berbarengan dengan merebaknya virus Corona varian Delta, menjadi tantangan tersendiri bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dalam menangani kasus Covid-19.

"Namun dengan adanya varian baru yang sifat infeksinya tinggi maka merebaknya juga cepat. Sehingga itulah yang menyebabkan BOR menjadi meningkat tajam," kata Arbani.

Baca juga: PPKM Darurat, Sejumlah Jalan di Probolinggo Ditutup, Akses ke Situbondo Dialihkan ke Jalur Utara

Saat ini, Dinkes Kesehatan Kabupaten Malang masih terus menunggu kejelasan pengajuan vaksin Covid-19.

Arbani menegaskan pihaknya telah berupaya mempercepat percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang.

"Vaksinasi kami dari target total kami (saat ini) sampai 9 persen sampai 10 persen. Dosis kedua masih 6 persen. Untuk itu kami berusaha mengajukan percepatan distribusi vaksin kepada Gubernur dan Kementrian Kesehatan. Supaya kami segera diberikan vaksin agar kami bisa menyelesaikan target 10 ribu sampai 15 ribu vaksin," tutup Arbani.

Berita tentang PPKM Darurat

Berita tentang Kabupaten Malang

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved