Breaking News:

Berita Pasuruan

Gus Ipul Berharap Tidak Ada Masyarakat Terjaring Razia Saat Penegakan Tegas PPKM Darurat Pekan Depan

Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap tidak ada masyarakat Kota Pasuruan yang terjaring dalam penindakan tegas para pelanggar PPKM

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Januar
TribunJatim.com/Galih Lintartika
Wali Kota Pasuruan Gus Ipul. 

Laporan wartawan TribunJatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap tidak ada masyarakat Kota Pasuruan yang terjaring dalam penindakan tegas para pelanggar PPKM Darurat.

Rencananya, mulai pekan depan, Satgas COVID-19 Kota Pasuruan akan mulai melakukan tindakan tegas dengan memberikan sanksi berupa denda atau pidana bagi para pelanggar aturan selama penerapan PPKM Darurat.

"Saya tidak ingin masyarakat Kota Pasuruan terjaring dalam razia penindakan tegas tersebut. Makanya saya memberikan edukasi ke masyarakat untuk patuh," kata Gus Ipul, Sabtu (10/7/2021).

Menurut Gus Ipul semua lurah hingga camat sudah diminta untuk memberikan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat terkait rencana penindakan tegas bagi para pelanggar selama kebijakan PPKM Darurat ini.

"Saya tidak ingin masyarakat beralasan tidak tahu ada penertiban atau penindakan tegas ini. Saya harap masyarakat bisa memahami dan mengerti apa yang harus dipatuhi," sambung dia.

Ia meminta masyarakat Kota Pasuruan untuk mematuhi aturan yang sudah ditetapkan. Misalnya, pedagang tidak menyiapkan tempat untuk makan di tempat, tetap menggunakan masker dan lain sebagainya.

Menurut Gus Ipul, ada instruksi dari pemerintah pusat yang menilai Kota Pasuruan belum bisa menghentikan mobilitas masyarakat secara maksimal, dan berdampak pada lonjakan - lonjakan kasus.

Dia mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan Kejaksaan dan Pengadilan untuk mulai memberlakukan sidang di tempat bagi para pelanggar aturan selama masa PPKM Darurat ini.

Baca juga: Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso KH Zainuddin Djazuli Wafat, PKB Jatim Berduka: Kehilangan Figur

"Penegakan hukum dengan sidang di tempat akan berlaku ke siapapun. Tujuannya agar masyarakat mengetahui ada peningkatan penularan dengan tingkat kematian tinggi di sini, dan lebih mematuhi aturan," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved