Breaking News:

Prudential Luncurkan Produk Asuransi Tradisional Berbasis Syariah dengan Manfaat Dana Pendidikan

Prudential Indonesia meluncurkan PRUCerah, produk asuransi tradisional berbasis syariah dengan manfaat dana pendidikan.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Prudential Indonesia
Dari kiri ke kanan: Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, bersama Nini Sumohandoyo, Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential, dan Himawan Purnama Managing Director for Customer Solution & Delight Prudential Indonesia, serta Donita Nugroho selebritas Indonesia, dan Ivan Ahda, pegiat pendidikan anak saat virtual media briefing, Kamis (8/7/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kembali berinovasi dengan meluncurkan solusi Asuransi Jiwa Syariah PRUCerah (PRUCerah).

PRUCerah merupakan asuransi jiwa tradisional berbasis syariah pertama di industri asuransi jiwa Indonesia, yang menawarkan manfaat dana pendidikan bulanan dan tambahan dana pendidikan.

President Director Prudential Indonesia, Jens Reisch, menjelaskan, pihaknya percaya bahwa membekali anak dengan pendidikan yang memadai menjadi penentu bagi lahirnya sumber daya manusia berkualitas.

"Menyediakan akses ke pendidikan seharusnya tidak hanya menjadi ambisi, namun juga menjadi tanggung jawab setiap orang tua," kata Jens, saat virtual media briefing, Kamis (8/7/2021).

Satu studi mengungkapkan sebanyak 74,7 persen masyarakat mengaku masih menempatkan pendidikan sebagai prioritas pengeluaran utama meski di tengah pandemi Covid-19 (virus Corona).

Namun sayangnya, hanya sedikit orang tua yang memiliki perencanaan finansial.

Terbukti dari survei lainnya yang memperlihatkan, baru 25 persen masyarakat yang mempersiapkan perlindungan untuk dana pendidikan anak.

"Faktanya, kenaikan biaya pendidikan, terutama pendidikan tinggi, terus terjadi," ujar Jens.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi dari sektor pendidikan mencapai 3,81 persen pada 2019, sedangkan rata-rata kenaikan uang pangkal pendidikan mencapai 10-15 persen per tahunnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved