Breaking News:

Berita Jatim

Cek Pabrik Lihat Stok Oksigen Medis Aman, Khofifah Minta Pangdam dan Kapolda Jatim Kawal Distribusi

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memeriksa langsung ketersediaan pasokan gas oksigen medis di dua pabrik utama penyedia gas oksigen medis dan

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
Istimewa/ Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung di Kantor PT Samator, di Jalan Raya Bambe, Driyorejo, Gresik 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memeriksa langsung ketersediaan pasokan gas oksigen medis di dua pabrik utama penyedia gas oksigen medis dan industri di Jatim, beberapa waktu lalu.

Kamis (8/7/2021) kemarin, ditemani jajarannya Khofifah berkunjung ke pabrik pengisian gas milik PT Samator, Jalan Raya Bambe, Driyorejo, Gresik. Kemudian, Sabtu (10/7/2021) kemarin, ia juga berkunjung ke PT. Air Product Indonesia, Divisi Industrial Gases, PT. Tira Austenite Tbk, Gresik.

Hasilnya, stok pasokan gas oksigen untuk medis terbilang aman dan mencukupi untuk melayani seluruh fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes); rumah sakit (RS), pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), dan klinik, yang tersebar se-Jatim.

Namun, Ketua Umum Muslimat itu, berharap pihak fasyankes proaktif melakukan pengisian ulang (refill) tabung gas oksigen medis dengan menerapkan sistem jemput bola.

“Saya ingin menyampaikan dua pabrik yang saya datangi sebetulnya kapasitas oksigennya  masih sangat mencukupi. Tapi tolong proaktif dari masing-masing RS dan para kepala daerah," katanya saat berkunjung ke RSUD dr Soetomo, Surabaya, Minggu (11/7/2021).

Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur itu, mengatakan pentingnya kolaborasi antara fasyankes dengan pemerintah daerah (pemda) dalam menjembatani upaya jemput bola pasokan gas oksigen medis selama masa Pandemi Covid-19.

Khofifah mengaku telah berkoordinasi dengan Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya dan Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jatim, guna mengawal proses distribusi gas oksigen medis tersebut. 

Termasuk melakukan penegakan hukum terhadap segala bentuk praktik curang memanipulasi dari para oknum tak bertanggungjawab, sehingga menyebabkan proses distribusi terhambat.

Baca juga: Penyembelihan Hewan Qurban di Luar RPH-R Harus Penuhi Prokes Covid-19

Bahkan, Ketua Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) itu, telah menunjuk Kepala Kalaksa BPBD Jatim, Suban Wahyudiono yang menjadi koordinator tim oksigen untuk memudahkan koordinasi proses pengisian dari RS ke lokasi pengisian. 

“Hari ini memang kebersamaan dan kegotongroyongan dan kecepatan kita memberikan quick respon menjadi sangat menentukan untuk perbaikan kualitas layanan kesehatan kita," pungkasnya.

Kumpulan berita Jatim terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved