Breaking News:

Berita Madura United

Kiper Madura United Tidak Pungkiri, Penundaan Kompetisi Berdampak Pada Sisi Psikis

Kiper Madura United, Muhammad Ridho Djazulie tidak memungkiri, penundaan kick off kompetisi tidak hanya berdampak pada sisi fisik pemain

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Madura United
Kiper Madura United, Muhammad Ridho Djazulie saat menjalani latihan bersama tim. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kiper Madura United, Muhammad Ridho Djazulie tidak memungkiri, penundaan kick off kompetisi menjadi akhir bulan Agustus dari penundaan semula akhir bulan Juli tidak hanya berdampak pada sisi fisik pemain.

Dikatakan pemain asal Pekalongan itu, sisi mental dan psikis juga ikut terdampak.

Apalagi ini bukan kali pertama penundaan kompetisi, musim lalu setelah terjadi penundaan berulang-ulang, kompetisi dihentikan di tengah jalan.

"Pastinya pengaruh untuk psikis pemain, kami sebagai pemain profesional juga sebenernya sangat terpengaruh, apalagi kami sudah persiapan beberapa bulan, berbulan-bulan sebenernya," kata Muhammad Ridho Djazulie pada TribunJatim.com, Minggu (11/7/2021).

"Terhitung dari Piala Menpora kemarin. Makanya ini sebenernya sangat berpengaruh untuk persiapan kami, baik mental, fisik, terus juga yang lain-lain," tambahnya.

Ia juga menyebut, berlatih mandiri seperti yang dilakukan pemain Madura United saat ini di tengah tim diliburkan, sangat berbeda dengan saat berlatih bersama tim.

"Pada dasarnya berlatih di rumah secara mandiri dengan berlatih dengan tim itu beda sekali," ucap M Ridho

"Secara mandiri kalau capek ya sudah, tapi kalau secara tim itu tidak bisa, harus betul-betul mengikuti apa yang diberikan oleh pelatih," tambahnya.

Mengenai latihan secara mandiri, banyak ragam latihan dilakukannya selama libur kali ini.

Meskipun tidak terlalu leluasa saat berlatih di luar lapangan akibat pemerintah saat ini sedang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali, 3-20 Juli 2021.

"Mulai dari gym untuk menjaga kebugaran, latihan kor dan lainnya," kata mantan pemain Borneo FC itu.

"Yang penting tetap semangat dan menjaga asa, mudah-mudahan dengan selesainya PPKM ini, kami tetap siap untuk fisik, walaupun tidak secara penuh," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved