Breaking News:

Berita Surabaya

Terjadi Penumpukan Pasien IGD, RSUD dr Soetomo Surabaya Targetkan Ruang Tambahan Selesai Pekan Depan

Terjadi penumpukan pasien di IGD, RSUD dr Soetomo Surabaya menargetkan ruang tambahan akan selesai pada pekan depan.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sulvi Sofiana
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Ruang Penapisan IGD RSUD dr Soetomo Surabaya yang baru diresmikannya bersama Joni Wahyuhadi, Direktur Utama RSUD dr Soetomo, Minggu (6/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penumpukan pasien Covid-19 (virus Corona) di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soetomo Surabaya akibat tingginya kasus virus Corona di Provinsi Jawa Timur kini menjadi pemandangan yang lazim.

Direktur Utama RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Joni Wahyuhadi menyatakan, adanya penumpukan di IGD disebabkan tutupnya layanan serupa di sejumlah rumah sakit yang ada di Surabaya dan sekitarnya.

"Hingga hari Sabtu saja, RSUD dr Soetomo Surabaya telah merawat sebanyak 566 pasien Covid-19 dan diprediksi akan terus bertambah," katanya, Minggu (11/7/2021).

Pihaknya pun mengantisipasi kedatangan pasien Covid-19 dengan membangun triase kontainer yang mempunyai kapasitas 30 pasien.

"Kami juga membangun RIK di gedung parkir yang berkapasitas 200 tempat tidur. Insyaallah minggu depan penumpukan tersebut teratasi," ujarnya.

Kepala PKRS dan Humas RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Pesta Parulian mengungkapkan, hingga hari Sabtu (10/7/2021) ada ratusan pasien yang datang sejak pagi dan terus berdatangan. 

Baca juga: Pemkot Surabaya Mulai Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 12-17 Tahun, Ada di Dua Lokasi

"Kapasitas IGD penuh, tapi kami tidak mungkin menutupnya, mau ke mana lagi masyarakat," katanya.

Pesta meminta masyarakat untuk bersabar karena memang tenaga kesehatan di rumah sakit setempat sudah kewalahan.

"Imbauan kami bila masyarakat terpapar Covid-19 dengan gejala ringan, silakan lakukan isolasi mandiri. Jika harus ke Soetomo harap bersabar, sebab kami juga sudah sangat kewalahan," pungkasnya.

Berita tentang Surabaya

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved