Breaking News:

Berita Surabaya

DPRD Surabaya Minta Pemkot Surabaya Perbanyak Ambulans Jenazah

Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah terus mendorong agar ada tambahan unit ambulance dan mobil jenazah

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Januar
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah. 

Ambulans jenazah itu selama ini milik Dinsos. Komisi D yang pernah rapat koordinasi dengan Dinsos bahwa ambulans Jenazah ada 7 unit. Namun yang rusak 3. 

Ambulans untuk sakit ada 10 sementara yahg rusak juga 3 unit. 

Khusnul menyebut bahwa Idealnya masing-masing wilayah ada 2 hingga 5 untk percepatan layanan sambil juga menghitung kebutuhan SDM di pemulasaran jenazah. 

Hampir setiap hari saat ini banyak warga meninggal di rumah. Banyak keluarganya yang mengeluh karena ambulans jenazah datangnya terlambat. Ini lebih karena keterbatasan armada dan antrian.

Karena pandemi covid, mereka yang meninggal juga harus disiki pagi sebagai jenazah Covid-19

Apalagi rata-rata mereka mengeluh sesak napas dan sebelumnya dinyatakan positif covid. Keluarga pun tidak berani mengurus jenazah. 

Sesuai SOP, jenazah Covid-19 akan diangkut ambulans jenazah. Berikut alur jenazah Covid-19 yang meninggal. Warga biasanya melapor ke 112. Petugas mengecek apakah warga Surabaya atau bukan.

Petugas mengecek krematorium Keputih apakah siap untuk pemasaran. Begitu siap, Tim Gerak Cepat (TGC) mengambil jenazah dari rumah untuk dikirim ke Keputih. Setelah didata, pemulasaran dilakukan. 

Petugas angkut jenazah melanjutkan dengan Pemulasaran dengan mobil khusus perawat pemulasaran. Jenazah siap dimakamkan oleh petugas angkut APD lengkap ke Pemakaman. (Faiq) 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved