Breaking News:

Berita Jatim

Kapolda Jatim Imbau Masyarakat Untuk Tidak Menimbun serta Jual Kembali Obat-obatan dan Alkes

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta meminta kepada masyarakat untuk tidak menimbun obat-obatan atau alkes untuk dijual kembali dengan harga yang

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta (tengah) bersama Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko (kanan) saat gelar giat rilis di Mapolda Jatim, 2021. 

Laporan wartawan TribunJatim Network, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta meminta kepada masyarakat untuk tidak menimbun obat-obatan atau alkes untuk dijual kembali dengan harga yang tinggi. 

Hal ini disampaikannya setelah pihaknya membongkar kasus dugaan penimbunan tabung oksigen sebanyak 129 buah di Sidoarjo. 

"Kami menghimbau kepada masyarakat tidak usah membeli untuk disimpan lebih parah bila untuk dijual lagi di tengah pandemi ini," kata Irjen Nico di Mapolda Jatim, Senin, (12/7/2021). 

Dalam kasus ini pihaknya memeriksa dua orang yang diduga melakukan penimbunan ini yaitu AS dan TW. 

Apalagi, lanjut Nico, di tengah krisis pandemi ini banyak warga yang membutuhkan. Selanjutnya, barang bukti tersebut akan diserahkan ke pemilik pertama untuk diserahkan kepada yang membutuhkan. 

Baca juga: Komisi C DPRD Kota Surabaya Soroti LPJ Walikota untuk APBD 2020

Diberitakan sebelumnya, Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim menyita 129 tabung oksigen berbagai ukuran yang diduga dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). 

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menyebutkan tabung oksigen berukuran satu meter kubik itu seharga Rp750 ribu. Tapi justru dijual Rp1,350 juta. 

"Ada yang mencari keuntungan dengan menjual 2-3 kali lipat," ujarnya. 

Kumpulan berita Jatim terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved