Breaking News:

Berita Malang

Kembangkan Tanaman Padi Hidroganik dan Budi Daya Ikan Lele, Basiri Raih Omzet Puluhan Juta Per Bulan

Basiri, Pendiri Bengkel Mimpi sukses menjadi petani hidroganik yang mengembangkan pertanian terpadu hidroponik dan organik di Kabupaten Malang.

Dokumentasi Pribadi Basiri
Basiri, Pendiri Bengkel Mimpi di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

Reporter: Elma Gloria Stevani | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dalam bayangan banyak orang, menjadi petani pastilah kotor-kotoran bergelut dengan tanah dan tanaman yang dibudidayakan.

Belum lagi repotnya membasmi bermacam hama yang mengancam tanaman.

Namun, tidak bagi Basiri, warga Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Menjadi petani tanpa harus kotor-kotoran dan panas-panasan sudah jadi prinsipnya dalam mengembangkan usaha pertanian terpadu hidoroponik dan organik ( hidroganik ).

Lulusan Sekolah Menengah Teknologi Pertanian Pagelaran (sudah tutup) itu bisa diilang menjadi petani yang sukses lantaran beromzet puluhan juta rupiah dari pertanian yang digelutinya.

Melalui pertanian hidroganik, pria kelahiran Malang, 5 Agustus 1973 ini mampu mendulang pundi-pundi rupiah hingga menginspirasi banyak orang untuk mengikuti jejaknya jadi petani yang terus berbagi ilmu dan bermanfaat bagi masyarakat.

Diketahui sistem bertani hidroganik dilakukan dengan memadukan dua hal, yaitu hidro yang berarti air dan organik yang berarti padatan.

Padatan yang dimaksud adalah medium tempat bertanam yang terdiri dari sekam dan cairan nutrisi.

Metode hidroganik juga tidak membutuhkan banyak lahan dan air.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved