Breaking News:

Perlu Metode Gendam dalam Bisnis Digital, Ada Tiga Tekniknya, Apa Saja? Berikut Ulasannya!

Perlu metode gendam dengan teknik copywriting dalam bisnis digital, ada tiga tekniknya, apa saja? Berikut ulasannya!

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Dari kiri atas searah jarum jam: Hariadi Yutanto, Kepala Bagian ICT dan dosen di Fakultas Teknik UHW Perbanas Surabaya, bersama R Fuad Armansyah, Sekretaris Prodi Diploma UWH Perbanas, A Saiful Ulum, Witdodo, Hera Elvira dan Romi Ilham dalam ngoprek volume 2, Jumat (9/7/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pandemi Covid-19 (virus Corona) mendorong kegiatan digital mengalami peningkatan. Termasuk dalam kegiatan bisnis digital.

Meski meningkat, sebenarnya ada banyak trik yang bisa dilakukan untuk bisa survive (bertahan) dalam bisnis digital untuk waktu yang panjang.

Digital Entrepreneur dan Digital Business Expert, Witdodo Djoyosaputro, mengatakan, dalam dunia bisnis secara digital, perlu detail yang lebih dibanding bisnis secara langsung.

"Baik itu secara produk, secara teknologi, maupun kemampuan menampilkan secara digital yang mampu menarik orang," kata Witdodo saat menjadi salah satu narasumber tamu dalam Webinar Ngoprek bersama Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas Surabaya, Jumat (9/7/2021).

Witdodo yang sudah berkecimpung di bisnis online sejak tahun 2007, mulai dari advertising, copywriting dripshiper reseller ini menjelaskan, tren bisnis digital sangat cepat berubah.

"Kreativitas tidak boleh berhenti. Kita harus ikuti tapi kita juga harus punya trademark (merek dagang) tersendiri, agar mudah dikenali orang," lanjut Witdodo, dalam acara yang dimoderatori Kepala Bagian ICT dan dosen di Fakultas Teknik UHW Perbanas Surabaya, Hariadi Yutanto.

Hal itu diakui oleh alumni STIE Perbanas angkatan 2015, yang kini menekuni profesi sebagai konten kreator dan selebgram untuk produk kosmetik dan fesyen, Hera Elvira.

"Saya memilih untuk di segmen kosmetik dan fesyen. Jadi sudah tahu kalau Hera, berarti ya di kosmetik dan fesyen," jelas Hera.

Selain dua pelaku di sektor bisnis digital, secara akademisi, hadir R Fuad Armansyah, Sekretaris Prodi Diploma UWH Perbanas, sekaligus pengusaha brownies kukus Bee.

Baca juga: Kisah Sukses Owner Lazizaa, Dua Kali Gagal Bangun Bisnis hingga Punya 50 Gerai di Indonesia

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved