Breaking News:

Sekda Kota Madiun Meninggal

Sebelum Dimakamkan, Jenazah Sekda Kota Madiun Dibawa Melewati Rumahnya Menggunakan Ambulans

Sebelum dimakamkan, jenazah Sekda Kota Madiun, Rusdiyanto, dibawa melewati rumahnya menggunakan ambulans, sesuai permintaan pihak keluarga.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rahadian Bagus
Prosesi pemakaman Sekda Kota Madiun, Rusdiyanto di TPU Pagu Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Senin (12/7/2021) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rahadian Bagus

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Rusdiyanto, dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19 (virus Corona), di TPU Pagu Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Senin (12/7/2021) dini hari.

Pantauan di lokasi, jenazah almarhum yang dibawa menggunakan ambulans tiba di TPU Pagu Manisrejo, sekitar pukul 02.30 dini hari.

Sebelum dibawa ke pemakaman, ambulans yang membawa jenazah melewati rumah duka, sesuai permintaan pihak keluarga.

Setibanya di makam, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Madiun tampak sudah menunggu tak jauh dari lokasi pemakaman.

Sebelum jenazah diturunkan dari mobil ambulans, sejumlah kepala OPD melakukan salat jenazah dan mendoakan almarhum.

Setelah salat jenazah selesai, almarhum kemudian dimakamkan secara protokol kesehatan oleh petugas berseragam hazmat. Prosesi pemakaman berlangsung singkat. 

Ketua DPRD Kota Madiun, Andi Raya, yang hadir di pemakaman, mengatakan, Sekda Kota Madiun memiliki komorbid, yaitu diabetes.

Rusdiyanto dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, sejak Jumat (2/7/2021) dan menjalani perawatan di RSUD dr Soedono Madiun.

"Setahu saya, mungkin gula (diabetes)," katanya.

Baca juga: Dua Kades di Madiun Meninggal karena Terpapar Covid-19, Ada yang Masih Muda

Sebelum Sekda Kota Madun, Wali Kota Madiun dan istri Wali Kota Madiun, juga terpapar Covid-19, namun saat ini sudah sembuh dan menjalani isolasi mandiri di rumah.

Untuk mengurangi risiko penularan Covid-19, Andi mengatakan, kegiatan di pemerintahan dan di dewan ditiadakan sementara selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat

"Untuk sementara, kita laksanakan PPKM Darurat sampai tanggal 20 Juli 2021. Untuk kegiatan rapat-rapat, internal, ataupun eksternal, kegiatan kemasyarakatan, kegiatan pemerintahan, untuk sementara kita tiadakan dulu, sampai pemberitahuan lebih lanjut," katanya.

Berita tentang Kota Madiun

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved