Breaking News:

Berita Surabaya

Cegah Kerumunan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Vaksinasi Drive Thru, Tak Perlu Antre Lama

Tingginya antusiasme masyarakat Surabaya untuk mengikuti vaksinsi gratis membuat Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berinovasi melakukan vaksinas

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/firman
Vaksinasi Drive Thru di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berjalan tanpa adanya kerumunan. 

Reporter: Firman Rachmanudin I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tingginya antusiasme masyarakat Surabaya untuk mengikuti vaksinsi gratis membuat Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berinovasi melakukan vaksinasi secara drive thru.

Para peserta vaksinasi tersebut dapat mengikuti vaksinasi tanpa harus antre mengular dan hanya butuh waktu tak sampai 15 menit untuk dapat divaksin.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum menyebut, vaksinasi drive thru yang digelar tepat di depan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak tersebut dapat diikuti oleh seluruh warga Surabaya dan non Surabaya.

"Jadi untuk dosisnya kami bagi dua. Satu dari vaksin Presisi yang bisa didapatkan oleh masyarakat non Surabaya maupun Surabaya, sedangkan dosis yang diberikan dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya itu khsusus untuk warga Surabaya saja," ujar Ganis, Selasa (13/7/2021).

Dalam sehari, dosis yang diberikan itu sekitar 500 hingga 700 dosis vaksin Sinovac.

Vaksinasi Drive Thru tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat lantaran tak perlu menunggu lama dan antre.

"Ada dua jalur yang kami sediakan baik pengguna kendaraan roda dua maupun empat," imbuhnya.

Vaksinasi tersebut dinilai efektif lantaran tak menimbulkan kerumunan yang ditakutkan akan menjadi klaster baru penularan Covid 19.

"Kalau drive thru sesuai dengan yang ada di kendaraan. Kalau dalam mobil ada empat orang ya mereka ini kan satu keluarga semua. Ini meminimalisir kerumunan," terangnya.

Bagi masyarakat yang ingin vaksinasi drive Thru, mereka akan diminta mengisi formulir dengan lebih dulu menunjukkan kartu tanda penduduk asli dan fotokopi serta nomor telepon yang dapat dihubungi.

Selanjutnya, mereka akan dilakukan screening juga di atas kendaraan sambil menunggu giliran vaksinasi yang tak sampai memakan waktu 15 menit.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved