Breaking News:

Berita Malang

Muncul Kabar Hoaks Demonstrasi Penyekatan PPKM Darurat, Polresta Malang Kota Lakukan Penyelidikan

Kabar hoaks itu menginformasikan, berkumpulnya massa secara besar-besaran untuk menolak penutupan akses jalan di dalam Kota Malang maupun batas masuk

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar Adi Sagita
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Media sosial di Kota Malang, kembali dihebohkan dengan menyebarnya sebuah kabar hoaks.

Kabar hoaks itu menginformasikan, berkumpulnya massa secara besar-besaran untuk menolak penutupan akses jalan di dalam Kota Malang maupun batas masuk ke Kota Malang.

Kabar hoaks tersebut disebarkan secara berantai, melalui chat WhatsApp (WA) ke grup-grup. Tentu saja hal itu meresahkan masyarakat Kota Malang.

Pesan tersebut bertuliskan rencana akan melakukan demonstrasi di depan Balai Kota Malang. Hal yang menjadi perhatian adalah, jumlah massa yang disebutkan mencapai 10.500 orang.

Beginilah tulis pesan berantai tersebut :

Selamat Siang Warga Malang Raya.
Mari yang mau ikut Demonstrasi di depan Balaikota Malang.
Hari : Rabu, 14 Juli 2021
Jam kumpul : 08.00 (pagi) s/d dikabulkan permintaan demo.
Acara / Tujuan demo : Menuntut kepada 3 Kepala daerah (Kota Malang, Batu, Kab. Malang), agar membuka kembali akses2 jalan / perbatasan yang ditutup.

Baca juga: Pukuli Anaknya yang Masih Balita, Pria di Sidoarjo Dijemput Polisi

Berikut data sementara yang mau ikut demo pada hari Rabu, 14 Juli mendatang  :
1. Beberapa Warga Muharto, Jodipan, Polehan (Yaitu ; Perwakilan  tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga lainnya) sekitar rencana Sekitar 4000 orang.
2. Warga Ciptomulyo (Yaitu ; Perwakilan  tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga lainnya) rencana 1000 orang.
3. Warga Gadang (Yaitu ; Perwakilan  tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga lainnya) sekitar 1500 orang.
4. Warga Bumiayu (Yaitu ; Perwakilan  tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga lainnya).
5. Warga Kelurahan Kasin (Yaitu ; Perwakilan  tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga lainnya) sekitar 100 orang.
6. Warga blimbing, Arjosari, (Yaitu ; Perwakilan  tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga lainnya) sekitar 2500 orang.
7. Warga Sukun, Bandulan, ( yaitu ; Perwakilan  tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga lainnya) sekitar 1200 orang.
8. Warga Kacuk, Kebonagung ( yaitu ; Perwakilan  tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga lainnya) sekitar 1500 orang
9. Warga Pakisaji (yaitu ; Perwakilan  tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga lainnya) sekitar 700 orang.
Keterangan : keberangkatan dari daerah masing2. Kendaraan boleh memakai Motor, roda 4, Truck, dengan memperhatikan peraturan lalu lintas tidak ugal-ugalan di jalan.
Sekian terimakasih.

Polresta Malang Kota tidak tinggal diam saat mengetahui kabar hoaks tereebut.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus beredarnya informasi hoaks tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved