Breaking News:

Berita Jatim

Rumah Sakit di Jawa Timur Mulai Jemput Bola Oksigen Medis ke Distributor, Percepat Rantai Suplai

Rumah sakit di Jawa Timur mulai melakukan jemput bola oksigen medis ke distributor, untuk mempercepat rantai suplai.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau pabrik distributor oksigen milik PT Samator Gas Industri Madiun, Senin (12/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kebutuhan oksigen yang melonjak akibat kenaikan kasus Covid-19 (virus Corona) sempat membuat adanya antrean pasien dan juga rumah sakit. 

Untuk itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan agar produsen oksigen yang biasa memasok kebutuhan industri 100 persen, dialihkan untuk 100 persen pemenuhan kebutuhan oksigen medis. 

Tidak hanya itu, rumah sakit juga diminta untuk langsung jemput bola mengantarkan silinder dan tabung oksigen kosong ke distributor, demi menjamin suplai oksigen

Gubernur Khofifah menyampaikan, sudah banyak rumah sakit di Jawa Timur yang telah mamatuhi permintaannya untuk jemput bola mengisi oksigen langsung ke distributor, Selasa (13/7/2021).

Menurutnya, di saat darurat seperti ini memang dibutuhkan aksi-aksi di luar kebiasaan.

Tidak bisa lagi rumah sakit menunggu pengisian oksigen oleh produsen lantaran permintaan yang terus membeludak selama beberapa pekan terakhir ini. 

"Di antaranya sudah ada 21 rumah sakit di Madiun Raya yang sudah mulai proaktif mengisi kebutuhan oksigennya. Bahkan mereka ikut juga membantu mengangkat silindernya," ungkap Khofifah. 

Khofifah berharap semua rumah sakit yang ada di Jatim mengambil langkah serupa dengan secara aktif mengantarkan tabung oksigen atau silinder oksigennya langsung ke produsennya saat ketersediaan mulai menipis. 

"Saya sudah koordinasi dengan pangdam dan kapolda serta forkopimda kabupaten/kota agar saling bergotong rotong membantu jika ada rumah sakit yang membutuhkan percepatan suplai oksigen. Jadi saat ini tidak bisa menunggu produsen datang dan mengambil silindernya seperti sebelumnya, tapi harus antarkan segera dan isi jika dirasa ketersediaan oksigen sudah menipis. Kalau menunggu diisi produsen, kasihan pasien yang membutuhkan. Prinsipnya saling proaktif,” ujarnya. 

Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Minta Rumah Sakit Proaktif Datang Langsung untuk Isi Tabung Oksigen Kosong

Terkait kebutuhan armada angkut, Khofifah mengatakan dirinya sudah berkoordinasi dengan seluruh bupati dan wali kota juga pangdam dan kapolda untuk membantu penyediaanya. 

"Silakan berkoordinasi dengan bupati dan wali kota atau kapolres dan dandim setempat jika kekurangan tenaga dan armada angkut. Insyaallah semua siap saling membantu," imbuhnya. 

Khofifah memastikan pasokan oksigen untuk pasien Covid-19 di Jawa Timur dalam kondisi cukup dan tidak berkekurangan. Dalam beberapa hari terakhir ini dirinya terus berkeliling Jawa Timur dan mengunjungi sejumlah produsen oksigen untuk memastikan pasokan oksigen aman.

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved