Breaking News:

Berita Surabaya

Selama PPKM di Surabaya, Penumpang di Terminal Purabaya-Tambak Osowilangon Turun 80 Persen

Jumlah penumpang di terminal di Surabaya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menurun tajam. Penurunannya bahkan mencapai 80

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar Adi Sagita
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi Suasana Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jumlah penumpang di terminal di Surabaya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menurun tajam. Penurunannya bahkan mencapai 80 persen. 

Di antaranya, terlihat di Terminal Purabaya dan Terminal Tambak Osowilangon. Ini baik dari penumpang yang berangkat maupun yang turun di dua terminal ini. 

Misalnya, perbandingan antara 1 Juli, saat PPKM belum dilakukan. Pada tanggal 1 Juli 2021 jumlah penumpang masih mencapai 8.448 penumpang. 

Kemudian, pada tanggal 5 Juli 2021 atau dua hari setelah PPKM dimulai pada 3 Juli 2021, keberangkatan penumpang menurun menjadi 4.651 penumpang. "Penurunan hampir 50 persen," kata Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyudrajad.

Tak berhenti di situ, penurunan terus berlangsung. Bahkan, pada Senin (12/7/2021), penurunan bahkan mencapai 80 persen dibanding awal bulan. 

Penurunan drastis ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai membatasi pergerakan. "Ini sesuai arahan dan kebijakan pemerintah pada masa PPKM Darurat," katanya. 

Pemerintah memang melakukan pengetatan persyaratan perjalanan angkutan darat. Ini dikeluarkan melalui SE Kementerian Perhubungan Nomor 43 Tahun 2021 yang berlaku 5-20 Juli 2021.

Personil Dinas Perhubungan Kota Surabaya yang bertugas di Terminal Purabaya dan Terminal Tambak Osowilangon Surabaya juga melakukan pemeriksaan. Di antaranya, memastikan kelengkapan syarat.

Baca juga: Muncul Kabar Hoaks Demonstrasi Penyekatan PPKM Darurat, Polresta Malang Kota Lakukan Penyelidikan

Baik kepada penumpang dan crew bus. Di antara syarat yang harus dilengkapi adalah kartu vaksin pertama atau dosis 1. Syarat kedua, juga menyertakan hasil tes Covid-19 berupa rapid test antigen atau swab test PCR. 

Tak hanya kali ini, sosialisasi protokol kesehatan juga terus dilakukan bagi penumpang sejak awal pandemi. Bagi penumpang yang akan masuk terminal, misalnya, wajib mencuci tangan hingga mengikuti pengecekan suhu. Penumpang juga wajib menggunakan masker. 

Bagi penumpang yang dinilai tidak sehat, petugas akan mengarahkan ke pos kesehatan. Tim Gerak Cepat (TGC) hingga Ambulance juga disiagakan di Pos ini. 

Di dalam angkutan, juga berlaku protokol kesehatan. Misalnya, ketersediaan hand sanitizer, pembatasan kapasitas, hingga membuat jarak antar penumpang. 

Tak hanya bagi penumpang, awak kendaraan (sopir dan kru) juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Di antaranya, dengan tes swab berkala hingga mengikuti vaksinasi. (bob) 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved