Breaking News:

Berita Surabaya

Tak Kapok Dihukum Tujuh Tahun Atas Kasus Narkoba, Pria di Surabaya Kembali Divonis Lebih Berat

Hukuman tujuh tahun penjara pada tahun 2013 sila tak membuat Agus Didik jera. Pria asal Surabaya ini masih menjalani kasus yang sama yaitu menjadi pen

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/samir
Terdakwa Agus Didik saat jalani sidang secara daring di PN Surabaya. 

Reporter: Syamsul Arifin I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hukuman tujuh tahun penjara pada tahun 2013 sila tak membuat Agus Didik jera.

Pria asal Surabaya ini masih menjalani kasus yang sama yaitu menjadi pengedar sabu

Ia kembali berhadapan dengan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya setelah terbukti memiliki lima poket sabu. 

Agus kembali dijatuhi hukuman penjara selama 8 tahun saat jalani sidang putusan. 

"Serta dijatuhi denda sebesar Rp 1 miliar. Bila tidak dibayar maka hukuman ditambah selama tiga bulan," kata hakim Yohanes Hehamony, Selasa, (13/7/2021). 

Adapun dalam pertimbangannya untuk hal yang memberatkan, majelis hakim menilai, terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan narkoba.

Selain itu juga, terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan dan pernah dihukum.

"Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dalam persidangan," imbuh Hakim.  

Atas vonis tersebut, terdakwa Agus Didik menyatakan pikir-pikir. Demikian juga halnya dengan JPU Damang. Jaksa Kejari Surabaya tersebut menyampaikan hal yang sama.

"Pikir-pikir Yang Mulia," ujar jaksa Damang.

Dia kembali beraksi di tahun 2020. Saat ditangkap terdakwa kedapatan menyimpan narkoba sabu seberat lebih kurang 3,5 gram. 

Selain itu juga ditemukan satu timbangan elektrik, dua bendel plastik klip yang disimpan di dalam jok sepeda Honda PCX warna putih.

Tak hanya barang bukti tersebut, setelah dilakukan penggeledahan oleh petugas, ditemukan kartu ATM dan beberapa buku tabungan yang disinyalir sebagai alat transaksi hasil penjualan sabu. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved