Breaking News:

Berita Trenggalek

Dispartan Trenggalek Bentuk Tim untuk Pantau Pelaksanaan Idul Adha saat PPKM Darurat

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek membentuk tim khusus untuk memantau pelaksanaan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 yang akan berlan

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Afla
Ilustrasi - Hewan kurban di pasar hewan di Kabupaten Trenggalek. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEKDinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek membentuk tim khusus untuk memantau pelaksanaan Idul Adha di tengah pandemi Covid-19 yang akan berlangsung mulai 20 Juli 2021.

Kepala Dispartan Kabupaten Trenggalek Didik Susanto mengatakan, akan ada beberapa tim yang dibentuk untuk berkeliling ke tempat penyembelihan hewan kurban di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek.

Masing-masing tim memiliki tugas yang sama. Yakni memastikan hewan yang disembelih sehat dan layak konsumsi. Serta karena berlangsung di masa pandemi Covid-19, tim juga memantau proses penyembelihan dan pembagian hewan kurban agar berjalan sesuai protokol kesehatan (prokes).

“Yang membedakan dari sebelumnya, selain memastikan hewan yang disembelih sehat dan layak konsumsi, tim dari kami juga turun untuk memantau bagaimana pelaksanaan prokesnya,” kata Didik, Rabu (14/7/2021).

Dalam aturan prokes, seperti yang diatur pemerintah pusat untuk daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Dispartan memastikan bahwa tempat penyembelihan hewan kurban berada di area yang luas.

Dengan demikian, prokes jaga jarak bisa diterapkan dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di masing-masing tempat.

Selain itu, tim dari Dispartan juga akan memastikan bahwa mereka yang datang ke lokasi penyembelihan hewan kurban adalah petugas pemotongan hewan kurban.

Rencananya, masyarakat umum dilarang datang sekadar untuk menyaksikan proses penyembelihan hewan tersebut.

Sementara itu, petugas pendistribusian hewan kurban juga wajib menggunakan masker dan sarung tangan saat membagikan daging kurban ke warga yang berhak. Mereka juga akan diminta untuk meminimalisir kontak fisik dengan penerima.

“Tim dari kami juga akan memastikan kelengkapan alat prokes di tempat penyembelihan hewan kurban. Seperti harus tersediannya alat pengukur suhu serta alat pelindung diri berupa masker, sarung tangan, dan baju lengan panjang untuk petugas di lokasi pemotongan hewan kurban,” kata Didik. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved