Breaking News:

Berita Mojokerto

Jelang Idul Adha, Walikota Mojokerto Sidak Harga Pangan di Pasar saat PPKM Darurat, Ini Hasilnya

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) stabilitas harga pangan di pasar tradisional Tanjung Anyar menjelang Idul

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Doni
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dalam kegiatan Sidak stabilitas harga pangan di pasar tradisional Tanjung Anyar. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) stabilitas harga pangan di pasar tradisional Tanjung Anyar menjelang Idul Adha 1442 Hijriah Tahun 2021. 

Ning Ita mengatakan kegiatan rutin sidak stabilitas harga pangan dilakukan di Pasar Tanjung Anyar yang merupakan pasar tradisional paling besar di Kota Mojokerto yang menjadi jujugan belanja kebutuhan pokok.

"Stabilitas harga pangan kebutuhan pokok termasuk daging ayam dan sapi masih relatif stabil artinya PPKM Darurat yang diberlakukan pemerintah menjelang Idul Adha tidak berpengaruh terhadap harga-harga kebutuhan dasar masyarakat," ungkapnya, Rabu (14/7/2021).

Dia menjelaskan berdasarkan monitoring di pasar tradisional Tanjung Anyar tersebut ketersediaan sembako masih mencukupi dan harganya juga relatif stabil.

Meskipun terjadi pengetatan di sejumlah ruas jalan lantaran kendaraan angkutan sembako adalah sektor kritikal sehingga pasokan kebutuhan dasar tetap aman.

"Untuk transportasi itu (Bahan dasar) masih tergolong kategori yang kritikal sehingga tidak ada pengetatan 100 persen masih diberlakukan," terangnya.

Menurut dia, adapun dampak pemberlakuan PPKM Darurat ini juga berpengaruh terhadap penutupan di sektor ensensial atau non aktif yang tentunya akan mengakibatkan penurunan daya beli masyarakat. Apalagi,

PPKM Darurat dilakukan penyekatan di beberapa ruas jalan dan juga pembatasan jam operasional sehingga perekonomian di masyarakat terjadi penurunan.

"Semuanya patuh (PPKM Darurat) masyarakat bisa menerima yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," uvap Ning Ita

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved