Breaking News:

Berita Persela Lamongan

Wacana PPKM Darurat Diperpanjang Menguat, Program Tim Persela Belum akan Berubah Kata Iwan Setiawan

Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan menyebut belum ada ubahan rencana program tim meski ada wacana PPKM Darurat diperpanjang.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Persela
Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan saat memimpin latihan tim di Stadion Surajaya Lamongan, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan menyebut belum ada ubahan rencana program tim meski wacana Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Pulau Jawa dan Bali diperpanjang hingga 6 minggu ke depan.

Di mana PPKM Darurat Pulau Jawa dan Bali saat ini berlaku 3-20 Juli 2021 yang berdampak pada kick off kompetisi menjadi akhir bulan Agustus dari rencana semula bergulir awal bulan Juli.

"Sampai sejauh ini kami gak ada perubahan dari rencana awal, tim diliburkan sampai tanggal 20, dan 21 sore latihan," kata Iwan Setiawan pada TribunJatim.com, Rabu (14/7/2021).

"Yang jelas sampai saat ini saya belum dapat kabar resmi dari manajemen, jadi rencana awal belum ada ubahan," tambahnya.

Selama libur, dijelaskan Iwan Setiawan, pemain menjalankan program tim secara mandiri.

Di tengah keterbatasan aktivitas masyarakat secara luas seperti saat ini, tugas pemain lebih banyak menekankan sisi fisik.

"Dalam libur anak-anak tetap menjalankan program yang kami kasih, mereka harus report ke kami melalui video mengenai aktivitas mereka," papar mantan pelatih Persebaya itu.

Ditambahkan, selama ini tak ada kendala pemain menjalankan program, semua menjalankan program dengan serius.

Meski akui menghormati keputusan manajemen meliburkan tim akibat menerapkan aturan pemerintah, Iwan tidak memungkiri sebagai pelatih menginginkan program latihan tim tetap digelar, apalagi Persela merupakan tim kontestan Liga 1 yang paling akhir melakukan persiapan.

Termasuk juga pemain asing tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu baru komplet menjelang tim diliburkan pada minggu lalu.

"Sebenarnya, terutama saya pribadi, harus bijaksana, keputusan manajemen harus kami hargai karena aturan dari pemerintah untuk menghentikan segala aktivitas selama lock down," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved