Breaking News:

Berita Tulungagung

Ketersediaan Oksigen Medis di Tulungagung Tak Sebanding dengan Jumlah Pasien

Ketersediaan oksigen medis di Tulungagung tak sebanding dengan jumlah pasien. Suplai distributor lebih sedikit dari kebutuhan rumah sakit.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/David Yohanes
Oksigen medis di salah satu rumah sakit di Tulungagung, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Ketersediaan oksigen medis di Tulungagung sudah pada tahap mengkhawatirkan.

Sebab antara suplai yang ada dari distributor lebih sedikit dari kebutuhan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, dr Kasil Rokhmat, mengatakan jika dirata-rata hanya ada 45 tabung oksigen ukuran 6 meter kubik per hari.

Rinciannya, 50 tabung dikirim setiap dua hari dari Merak Muda dan 20 tabung per hari dari Samator.

Padahal saat ini ada 10 RSDC dan akan ditambah lagi 9 Puskesmas yang dialih fungsi menjadi RSDC.

“Dengan 19 RSDC dan 45 tabung gas yang ada, maka setiap RSDC rata-rata hanya dapat dua tabung saja,” ungkap dr Kasil, Kamis (15/7/2021).

Padahal RSDC paling kecil mempunyai delapan tempat tidur.

Jika masing-masing pasien butuh oksigen, maka petugas akan kesulitan membaginya.

Dari segi volume, oksigen yang ada tidak sampai habis, namun terkendala jika pasien yang membutuhkan lebih banyak dari stok tabung yang ada.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved