Breaking News:

Berita Lamongan

PPKM Darurat, Petugas Gabungan Gagalkan Rencana Resepsi Warga Gresik, Pengantin Pilih Bongkar Tenda

Petugas gabungan terpaksa membubarkan rencana resepsi pernikahan warga Jalan Kayu 7B Perum PPI, Desa Suci lantaran melanggar aturan PPKM Darurat Kabup

Penulis: Willy Abraham | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/willy
Petugas gabungan di Kecamatan Manyar tegur pemilik tuan rumah pemilik hajat, Kamis (15/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Petugas gabungan terpaksa membubarkan rencana resepsi pernikahan warga Jalan Kayu 7B Perum PPI, Desa Suci lantaran melanggar aturan PPKM Darurat Kabupaten Gresik.

Rencana pesta pernikahan hari Kamis 15 Juli 2021 terpaksa gagal. Petugas pun lalu meminta keluarga mempelai tidak menggelar acara pesta resepsi usai akad nikah hari Rabu kemarin.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti Pria Laksana, mengaku mendapat informasi dari lingkungan setempat perihal akan digelarnya pesta pernikahan tersebut, Kamis (15/7/2021).

Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 19 Tahun 2021, pelaksanaan hajatan dilarang selama PPKM Darurat.

"Akan tetapi akad nikah bisa dilaksanakan dengan orang yang sangat terbatas dan mematuhi protokol kesehatan secara lebih ketat," terangnya.

Dengan adanya pengaduan masyarakat tersebut, Polsek Manyar bersama Koramil 0817/06 dan Trantib Kecamatan langsung mendatangi lokasi.

Satgas pengawas protokol kesehatan melakukan operasi yustisi didalam tenda resepsi dan mengimbau keluarga mempelai agar mengurungkan rencana pesta pernikahan.

Dilokasi, satgas mengingatkan peraturan yang berlaku terkait PPKM Darurat dan bahayanya terhadap warga lain dengan adanya kerumunan resepsi pernikahan.

"Alhamdulillah, keluarga mempelai yang punya hajat bisa mengerti akan kondisi seperti saat ini. Dan menggagalkan rencana pesta pernikahan. Lalu dengan sukarela membongkar tenda resepsi yang telah dipasang sebelumnya," beber Bima Sakti.

Pihaknya juga meminta kesadaran semua pihak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Terlebih dimasa PPKM Darurat di Kota Santri.

Pihaknya mengaku tidak akan segan-segan menindak tegas pihak yang nekat melanggar peraturan PPKM Darurat.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved