Breaking News:

Berita Kota Kediri

Warga Menggelar Doa Bersama Setelah Portal Penutupan Isolasi Mandiri di Tamanan Kota Kediri Dibuka

Warga menyelenggarakan doa bersama setelah portal penutupan isolasi mandiri di Kelurahan Tamanan Kota Kediri dibuka.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Camat Mojoroto, Bambang Tri Lasmono bersama lurah dan perwakilan warga membuka portal penutupan jalan di Kelurahan Tamanan, Kota Kediri, Rabu (14/7/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Setelah sempat ditutup selama 14 hari, portal penutupan jalan di lingkungan warga RT 3/ RW 2 Kelurahan Tamanan, Kota Kediri, telah dibuka Camat Mojoroto, Bambang Tri Lasmono, Rabu (14/7/2021).

Pembukaan dilakukan setelah warga yang melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan petugas PPKM Mikro hasil tes swabnya menunjukkan negatif.

Warga menyambut gembira pembukaan portal pembatas jalan masuk ke lingkungannya.

Untuk mengekspresikan kebahagiaan, camat bersama lurah dan perwakilan warga setempat melakukan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur.

Bambang Tri Lasmono menjelaskan, warga telah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Isolasi mandiri dengan pengawasan ini dilakukan setelah 11 orang warga dalam satu RT terkonfirmasi positif Covid-19 (virus Corona).

Sementara Lurah Tamanan, Yahya Budjiono, menjelaskan, terdapat sembilan kepala keluarga yang melaksanakan isolasi mandiri dalam pengawasan tersebut.

Dari sembilan KK, hanya tujuh KK yang terkonfirmasi positif, namun karena rumahnya saling berdekatan 2 KK tersebut juga turut melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan oleh petugas posko PPKM Mikro.

Baca juga: 70 Paket Sembako dan Masker Dibagikan pada Warga Kota Kediri yang Jalani Isolasi Mandiri

Selama melakukan isolasi, mereka mendapat bantuan paket sembako plus dari Pemkot Kediri melalui Dinas Sosial.

Dijelaskan Yahya, saat ini kondisi warganya yang telah menyelesaikan masa isolasi dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.

“Semuanya sehat, dulu ada yang agak batuk-batuk, tapi alhamdulillah sekarang sudah sembuh dan dalam kondisi yang baik,” ungkapnya.

Yahya tetap menekankan kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Kita perketat, supaya tidak terjadi lagi kejadian serupa, kami terus-menerus mengedukasi warga terkait hal tersebut,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved