Breaking News:

Berita Madura

4 Hari, 258 Orang Terpapar Covid-19, MUI dan Polres Bangkalan Serukan ‘Tak Toron’ Lebaran Kurban

258 orang terpapar Covid-19 di Kabupaten Bangkalan dalam empat hari. MUI dan Polres Bangkalan Serukan ‘Tak Toron’ Idul Adha 1422 H.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Ahmad Faisol
Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino bersama Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron dalam kesempatan pemantauan pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Gratis di pelataran Gedung Rato Ebu, Selasa (13/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN -  Upaya menekan angka penyebaran virus Corona ( Covid-19 ) di Kabupaten Bangkalan hingga hari ke-16 Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat terus dilakukan.

Bahkan Polres bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bankalan menyerukan agar masyarakat ‘Tak Toron’ atau tidak pulang kampung pada Lebaran Kurban atau Hari Raya Idul Adha 1442 H.

Seruan ‘Tak Toron’ itu tidak lepas dari masih tingginya angka penularan virus Corona di Kabupaten Bangkalan.

Kasus baru penularan Covid-19 berdasarkan Status Terkini Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan dalam 4 hari terakhir, 13-16 Juni 2021 menyentuh angka 258 orang.

Baca juga: 5 Kecamatan di Bangkalan Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Fenomena Gunung Es Terjadi Saat Ini

Lima kecamatan; Kota, Socah, Kamal, Tragah, dan Tanjung Bumi pada update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan per 12-15 Juni 2021. masih bertahan dalam kubangan zona merah atau beresiko tinggi tingkat penyebaran Covid-19. Sedangkan 13 kecamatan lainnya berstatus zona orange atau beresiko sedang tingkat penyebaran Covid-19.

“Jadi kalau memang zona merah, berkerumun tidak boleh dalam bentuk apapun. Termasuk pelaksanaan Shalat Idul Adha karena khawatir masyarakat sulit ditertibkan. Kalau pada zona tidak bahaya, diperbolehkan tetapi dengan disiplin prokes (protokol kesehatan),” ungkap Ketua Umum MUI Bangkalan, KH Syarifuddin Damanhuri, Jumat (16/7/2021).

Kiai Syarif bahkan menyebar pesan imbauan dalam bentuk sticker yang dalam dua hari terakhir ramai dijadikan status profil WhatsApp.

Berikut pesan imbaum dengan logo MUI, ‘Pesan Ulama, orang Madura khsusunya Bangkalan tidak perlu pulang kampung saat Idul Adha demi menjaga kesehatan dan meminimalisir penyebaran Covid-19’.   

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved