Breaking News:

Berita Malang

Berkat Diversifikasi Pangan, Petani Kopi Kabupaten Malang Terlindungi dari Pandemi Covid-19

Dampak positif Program intervensi Yayasan Inisiatif Dagang Hijau dan PT Asal Jaya. Petani kopi Kabupaten Malang terlindungi dari pandemi Covid-19.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Hefty Suud
Istimewa/TribunJatim.com
Ilustrasi - Petani kopi di Kabupaten Malang. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Program intervensi Yayasan Inisiatif Dagang Hijau dan PT Asal Jaya, perusahaan eksportir kopi nasional di Jawa Timur (Jatim) memberi dampak positif pada petani kopi di Kabupaten Malang.

Berkat mendapat pengetahuan yang didapat dari program pendampingan peningkatan kapabilitas petani sejak 2016 sampai 2021, mereka terlindungi dari pandemi virus Corona ( Covid-19 ). 

Saat ini mereka tetap aktif berkebun dengan menerapkan protokol kesehatan.

Serta dapat memenuhi kebutuhan pangan dasar sehari-hari.

“Pandemi ini tentunya turut memberikan dampak negatif pada kopi. Tapi tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," jelas Bakri, petani dari Kecamatan Sumbermanjing Wetan dalam kegiatan lewat Zoom beberapa waktu lalu.

Baca juga: Sekda Kritik Baju Ibu Pemilik Warung Kopi yang Ditampar Satpol PP, Dikira Orang Barat: Orang Mana?

Hal ini karena masing-masing kelompok tani kopi di desanya mengembangkan budidaya kopi dan tanaman pangan lainnya.

Maka hasilnya bisa untuk kebutuhan pangan dari kebun sendiri.

Misalkan sayur dan buah-buahan. Jika hasilnya lebih akan dijualnya. Selain itu bersama petani lainnya  juga
mengembangkan ternak kambing dan lebah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved