Breaking News:

Berita Lamongan

Jelang Idul Adha, Penjualan Hewan Kurban di Lamongan Laris Manis, Bupati: Rata-rata Habis Terjual

Pemberlakuan PPKM Darurat hingga hari H Idul Fitri, tepatnya 20 Juli, ternyata oleh para pedagang hewan kurban diakui  tidak berdampak.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Hanif Manshuri
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi didampingi Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sukriyah meninjau proses pemeriksaan kesehatan hewan kurban, Jumat (16/7/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pemberlakuan PPKM Darurat hingga hari H Idul Adha, tepatnya 20 Juli, ternyata oleh para pedagang hewan kurban diakui tidak berdampak.

Artinya, penjualan hewan korban di Lamongan tidak mengalami kemerosotan, justru mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.

“Dari beberapa tempat penjualan sapi dan kambing rata-rata sudah habis terjual. Contohnya yang di Kecamatan Sugio menyediakan 250 ekor sapi dan yang sudah terjual sudah 240 ekor, " kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat bertandang menemui salah satu titik penjualan hewan kurban di Kabupaten Lamongan, Jumat (16/7/2021).

Kenyataan ini, kata Yuhronur, berarti penjualan hewan kurban di tengah pandemi ini cukup menggembirakan bagi para penjual hewan kurban.

Apa yang diungkapkannya itu bukan hanya dibuktikannya dari satu penjual saja, namun hampir semua penjual yang membuka 'lapak' di sepanjang jalur strategis di Lamongan mengakui hal yang sama."Alhamdulillah," katanya.

Yang bisa diambil kesimpulan sisi lain, katanya, adalah umat Islam banyak diberi kesempatan untuk memenuhi panggilan Islam, berkorban bagi yang mampu, termasuk masyarakat Lamongan. " Ini menggembirakan dan luar biasa, "katanya.

Musim kurban tahun ini ada sebanyak 175 titik penjualan hewan kurban yang tercatat di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan dan telah dipastikan kesehatannya dengan melakukan pemeriksaan mulai dari mata hingga kondisi tubuh hewan. 

Pemeriksaan tersebut untuk memastikan hewan kurban yang dijual terlihat cukup sehat, cukup umur dan pemeliharaan juga memadai untuk kurban atau tidak. Termasuk pengecekan umur hewan kurban.

“Alhamdulilllah dari beberapa tempat kita lihat, hewannya rata-rata sehat dan siap untuk dipotong pada saat Idul Adha nanti. Dan ini sebelumnya sudah dipastikan oleh petugas Dinas Peternakan,” ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved