Breaking News:

Berita Lumajang

Bupati Lumajang dan Wakil Sepakat Donasi Gaji untuk Bantu Warga Terdampak PPKM

Pandemi Covid-19 terbukti telah memporak-porandakan ekonomi. Apalagi adanya kebijakan PPKM, aturan ini menyebabkan banyak orang tidak bisa bekerja. Te

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Tony H
Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan wakilnya Indah Amperawati. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pandemi Covid-19 terbukti telah memporak-porandakan ekonomi. Apalagi adanya kebijakan PPKM, aturan ini menyebabkan banyak orang tidak bisa bekerja. Terutama mereka para pekerja harian.

Di tengah kondisi itu Bupati Lumajang dan wakilnya melakukan hal cukup mengejutkan. Selama PPKM Darurat pasangan pimpinan daerah itu akan mendonasikan seluruh gajinya untuk membantu masyarakat yang terkena dampak.

"Jadi, selama PPKM Darurat gaji kami sepenuhnya untuk beli beras, kemudian disalurkan kepada masyarakat yang terdampak karena PPKM Darurat, terutama bagi pekerja dengan hasil harian yang tidak sesuai dengan harapan," kata Bupati Thoriq.

Sementara dalam hal penyaluran donasi itu akan diserahkan kepada lembaga amil zakat yang telah membuat Gerakan Forum Zakat Peduli. Gerakan tersebut difokuskan untuk menghimpun donasi dari masyarakat dalam bentuk uang tunai yang nantinya akan dibelikan beras.

Tidak hanya itu, selanjutnya Bupati Thoriq juga akan meminta sukarela ASN untuk turut membantu Gerakan Forum Zakat Peduli.

Orang nomor satu di Lumajang itu akan mengintervensi masing-masing kepala OPD agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) bersedia ikut berdonasi di Gerakan Forum Zakat Peduli.

"Saya dan Bunda akan meminta sukarelanya ASN untuk ikut membantu program ini bersama. Untuk teman-teman yang ingin membantu, kami akan dengan senang hati menerima donasi dari masyarakat," tambahnya.

Wakil Bupati Lumajang mengungkapkan alasannya mendonasikan seluruh gajinya karena selama pandemi merebak banyak masyarakat yang sama sekali belum merasakan bantuan.

Untuk itu, perempuan yang karib disapa Bunda Indah meminta agar masyarakat pro aktif melaporkan kepada camat di wilayah masing-masing, jika melihat warga kesulitan. Katanya ini perlu, agar bantuan tersebut tersalur tepat sasaran.

"Ayo berbagi, sadar dan paham bahwa ada orang lain yang belum menerima, maka biarkanlah bantuan itu mereka terima. Sehingga semua yang terdampak akan mendapatkan bantuan ini," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved