Breaking News:

Berita Surabaya

Lahan Surat Ijo Termasuk Aset Daerah, Pemkot Surabaya dan DPRD: Pengguna Dikenakan Retribusi IPT

Pemkot Surabaya dan DPRD memastikan tidak ada penghapusan retubusi surat ijo. Termasuk aset daerah, penggunanya dikenakan retibusi IPT.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Nuraini Faiq
Warga penghuni tanah berstatus surat ijo di daerah Pucang saat menolak tetribusi IPT dengan menempel spanduk di setiap rumah mereka beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya dan DPRD memastikan bahwa retribusi Izin Pemakaian Tanah (IPT) tetap akan diberlakukan.

Tidak ada penghapusan retubusi surat ijo.

Surabaya tetap memberlakukan retribusi kekayaan daerah ini.

Untuk diketahui, surat ijo adalah lahan atau Persil peninggalan zaman Balanda yang kini ditempati warga.

Di Surabaya ada sekitar 47.000-an Persil berstatus surat ijo.

Oleh Pemkot Surabaya, lahan tersebut dimasukkan aset daerah sehingga penggunanya dikenakan retribusi IPT sesuai Perda dan diperkuat Perwali. 

Baca juga: Masjid Al Akbar Surabaya Gelar Munajat & Takbir Virtual, Dimeriahkan Atta Halilintar dan Gus Miftah

"Sudah menjadi kewajiban warga penghuni surat ijo untuk tetap membayar retibusi IPT. Hal ini sudah berlaku selama ini. Prinsip Pemkot mengikuti aturan," kata Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) Kota Surabaya Maria Ekawati Rahayu, Minggu (18/7/2021).

Sempat mengemuka akan ada penghapusan retibusi IPT surat ijo itu. Yayuk menyampaikan bahwa kuncinya ada di aturan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved