Breaking News:

Berita Gresik

Orang Tua Meninggal Terpapar Covid-19, Pemkab Gresik Beri Beasiswa Kepada Pelajar Yatim Piatu

Para pelajar yang menjadi yatim piatu akibat kedua orang tuanya meninggal terpapar Covid-19 akan menerima bantuan. Pemkab Gresik akan memberikan

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Fakhrur menerima bantuan pendidikan dan kesehatan oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani di ruang Graita Eka Praja, Jumat (16/7/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Para pelajar yang menjadi yatim piatu akibat kedua orang tuanya meninggal terpapar Covid-19 akan menerima bantuan. Pemkab Gresik akan memberikan beasiswa hingga lulus sekolah.

Program beasiswa yang diberikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada anak yatim yang orang tua meninggal karena terpapar Covid-19 disamlaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Hariyanto.

Beasiswa itu diberikan kepada pelajar, baik yang sekolah negeri maupun swasta. Hariyanto dengan nada lirih tak kuasa menahan tangis saat mendapatkan kabar seorang pelajar Sekolah Dasar bernama Achmad Fakhrur Rozi (11)warga Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan. Kehilangan ayah, ibu dan adik yang masih dalam kandungan usia 7 bulan meninggal secara beruntun.

Kisah siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah itu membuat Hariyanto bertekad membantu para pelajar yang menjadi yatim piatu akibat pandemi Covid-19. Menurutnya, tidak sedikit para pelajar di Gresik yang bernasib sama. Karena tren kasus Covid-19 yang masih tinggi.

"Kami akan memberikan beasiswa sesuai Nawa Karsa Gus Bupati. Mulai senin besok kami akan bersurat kepada lembaga negeri dan swasta untuk mendata siswa yang orang tuanya meninggal karena Covid-19,” ucapnya, Minggu (18/7/2021).

Pendataan dilakukan sebagai upaya dari pemerintah untuk mendapatkan program beasiswa sarjana strata 1.

Program beasiswa ini, masuk dalam Program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah dengan alokasi 2.500 beasiswa. 

Beasiswa diberikan hingga sarjana itu diperuntukkan untuk anak yatim, keluarga miskin dan penyandang disabilitas yang orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19

“Kami akan support, mendorong lembaga pendidikan. Barang siapa yang mencintai anak yatim piatu Karena itu bisa masuk surga,” terangnya. 

Baca juga: Jenius Gandeng Baznas, Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat untuk Layanan Berkurban Secara Digital

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved