Breaking News:

Berita Lumajang

Polres Lumajang Segera Periksa Perusak Fasum Desa Ranupane

Kasus pengerusakan fasilitas umum di Desa Ranupane yang terjadi beberapa waktu lalu tampaknya akan segera menemui titik temu.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Tony Hermawan
Kapolres Lumajang, Eka Yekti Hananto Seno saat ditemui di Mapolres Lumajang, Jumat (16/7/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Kasus pengerusakan fasilitas umum di Desa Ranupane yang terjadi beberapa waktu lalu tampaknya akan segera menemui titik temu. 

Sekitar selang dua hari pasca kericuhan terjadi Kepala Desa Ranupane, tokoh masyarakat dan tokoh adat melakukan mediasi bersama Forkopimda Lumajang.

Audiensi itu sempat mengangetkan Forkopimda. Pasalnya Kepala Desa Ranupane sempat melontarkan kalimat ingin mengundurkan diri dari jabatan. Sebab, dirinya mengaku mengalami intervensi dari warga yang tak terima acara upacara adat Entas-Entas dibubarkan oleh pihak polisi karena alasan PPKM darurat.

Namun, dari pertemuan itu akhirnya Kepala Desa Ranupane mencoba mengurungkan niatannya. Pasalnya Bupati Thoriq memberi waktu dua minggu agar Kepala Desa kembali membangun komunikasi bersama warganya.

Sedangkan bersamaan dengan itu, tampaknya polisi akan segera mengusut para pelaku pengerusakan kericuhan ke jalur hukum. 

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto seno mengatakan, meski pihaknya tidak mendapat laporan terkait aksi tersebut, namun dipastikan para pelaku pengerusakan akan segera diperiksa.

"Sebab dari tayangan video yang sempat viral di media sosial terlihat jelas unsur pidana yang dilakukan oleh para perusak. Ada laporan atau tidak kami akan mengusutnya," kata Eka.

Eka pun menyebut saat ini sudah mengantongi beberapa 3 nama orang yang akan segera diperiksa oleh tim penyidik. Pihaknya hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan.

Baca juga: Catut Nama Sekda, Surat Pemberitahuan Palsu Tentang Pemberian Donasi Tempat Ibadah Beredar di Gresik

"Sekali lagi dari rekaman video kami bisa lihat wajah, jumlah, dan lain lain. Namun penegakkan hukum kami masih cari waktu yang tepat. Belum kami periksa tapi sudah ada 3 aktor yang sudah kami kantongi identitasnya," pungkasnya.

Kumpulan berita Lumajang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved