Breaking News:

Berita Kota Kediri

PPKM Darurat, Non Esensial Diminta Berjualan Online, Toko di Kediri Pakai WhatsApp untuk Pemesanan

Sektor non esensial diminta berjualan secara online selama PPKM Darurat, toko di Kota Kediri pasang nomor WhatsApp untuk pemesanan barang.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Didik Mashudi
Toko di Jalan Dhoho Kota Kediri memasang nomor WhatsApp untuk pemesanan barang yang diinginkan konsumen, Minggu (18/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat membuat sejumlah pertokoan non esensial harus ditutup untuk sementara sesuai dengan Inmendagri nomor 15 tahun 2021.

Upaya itu untuk mengurangi mobilitas warga.

Namun kegiatan berjualan tetap bisa dilakukan, salah satunya dengan diarahkan untuk berjualan secara online.

Pantauan awak media di sepanjang Jalan Dhoho Kota Kediri, Minggu (18/7/2021) sebagian besar toko telah tutup. Sebagian lainnya hanya membuka celah sedikit di pintu untuk akses keluar masuk penghuni toko.

Namun yang menarik, pemilik toko juga memasang tulisan pemberitahuan nomor ponsel WhatsApp yang bisa dihubungi jika ada pelanggan dan konsumen yang membutuhkan.

Sebelumnya petugas Satgas Covid-19 Kota Kediri telah menempelkan pemberitahuan untuk menutup toko karena tidak menjual barang non esensial.

Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri, Eko Lukmono menjelaskan, kegiatan berjualan tetap bisa dilakukan sejumlah toko seperti di sepanjang Jalan Dhoho dengan melakukan penjualan secara online.

Di sejumlah toko di Jalan Dhoho telah memasang tulisan pengumuman di depan tokonya yang menerangkan sementara tidak bisa melayani pembelian langsung, namun tetap melayani penjualan secara online.

Baca juga: Warga Kediri yang Isoman Meninggal di Rumah, BPBD dan Satpol PP Bersinergi Jemput Jenazah Covid-19

Beberapa toko memasang tulisan dan papan pengumuman di pintu tokonya.

"Ini bisa menjadi solusi bagi para pedagang non esensial yang lain tetap beroperasi dengan aman selama kebijakan PPKM Darurat," jelasnya.

Petugas sendiri aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, utamanya para pelaku usaha pertokoan non esensial terkait kebijakan yang saat ini diterapkan.

"Ini sesuai dengan Inmendagri nomor 15 tahun 2021, jadi bukan peraturan daerah di Kota Kediri saja, melainkan ini peraturan yang diterapkan secara nasional di tengah kebijakan PPKM Darurat yang sedang berlangsung," jelasnya.

Eko berpesan kepada masyarakat, agar saling bersinergi bekerja sama supaya kasus Covid-19 (virus Corona) dapat ditekan. Jika persebaran Covid-19 di Kota Kediri telah terkendali, kegiatan masyarakat seperti pertokoan bisa beroperasi dengan normal kembali.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved