Tak Banyak Orang Tahu Manfaat Kulit Kopi, Riset Mahasiswa UMM: Bisa Hambat Perkembangan Sel Tumor

Riset mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM): kulit kopi dapat menghambat perkembangan sel tumor pada tubuh.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/Sylvianita Widyawati
Tiga mahasiswa UMM melakukan riset soal pemanfaatan limbah kulit kopi untuk pewarna alami. Riset mereka mendapatkan pendanaan Ditjen Dikti dalam PKM Riset 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadikan kulit kopi sebagai pewarna alami.

Inovasi tersebut ditemukan oleh Nur Meliana Ramadhani, Carrisa Ratri Kusuma Dewi dan Maharani Dewi Wulan lewat PKM-Riset.

Setelah mendapatkan pendanaan Ditjen Dikti pada Mei 2021, mereka melakukan penelitian pada Juli ini.

Ide riset mereka dari berawal dari masalah pewarna pada makanan dengan memakai pewarna sintetis seperti untuk permen.

Padahal, pemakaian warna sintetis akan memberi dampak pada kesehatan tubuh.

Baca juga: Siapkan Anggaran Rp 1,49 Miliar, DPUPR Kota Batu Akan Poles Jalan di Kawasan Wisata Songgoriti

“Selama ini kulit kopi hanya menjadi limbah produksi pembuatan kopi. Maka kami akhirnya berinisiatif untuk memanfaatkannya sebagai pewarna alami untuk permen dan makanan lainnya,” tutur Meliana, Selasa (13/7/2021).

Dengan menjadi pewarna alami, maka ada pemanfaatan maksimal. Mereka kemudian mencari tahu dan menemukan bahwa kulit kopi dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dari pigmen untuk makanan.

Dijelaskan mahasiswi Teknologi Pangan ini, kulit kopi memiliki manfaat yang tidak banyak orang tahu.

Yaitu mengandung antosianin dan antioksidan yang tinggi. Nutrisi tersebut dapat meningkatkan kesehatan jantung dan memperlancar peredaran darah pada tubuh.

Sebelum memilih kulit kopi, mereka sempat mencoba kulit nangka dan manggis. Tapi nutrisi yang ada di dalamnya tidak sebaik kulit kopi. 

Baca juga: Berkat Diversifikasi Pangan, Petani Kopi Kabupaten Malang Terlindungi dari Pandemi Covid-19

“Sebagai rekomendasi pengganti warna sintetis yang berbahaya bagi tubuh, kulit kopi juga memiliki khasiat yang baik. Yaitu dapat melindungi lambung dari kerusakan, serta menghambat perkembangan sel tumor pada tubuh,” tambahnya.

Mahasiswa kelahiran Tuban tersebut berharap penelitian dan hasil riset mereka bisa memberi manfaat pada produksi makanan yang lebih sehat.

Sehingga tidak memberikan efek buruk pada manusia.

"Semoga hasil riset yang kami temukan ini bisa memberikan pilihan pewarna alami pada makanan. Sudah saatnya kita beralih dari pewarna sintetis ke pewarna alami, salah satunya dengan kulit kopi ini," pungkasnya.

Berita tentang Malang

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved