Breaking News:

Berita Madura

Target PAD Retribusi Pasar Tahun Ini Pesimis Tercapai, Pemkab Sampang Prioritakan Penanganan Pandemi

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 Jawa dan Bali berdampak pada retribusi pasar sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD),

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
tribun/Hanggara
Pasar Srimangunan Sampang, Jalan KH. Wahid Hasyim, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 Jawa dan Bali berdampak pada retribusi pasar sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD), Minggu (18/7/2021).

Sebab, pasar hewan saat ini ditutup sementara serta kondisi pasar tradisional sepi pengunjung karena adanya pelaksanaan swab antigen dan vaksinasi.

Hal itu, diungkap Sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) Sampang Barrul Alim, sehingga untuk mencapai target yang ditentukan sangat pesimis.

Adapun capaian retribusi pasar untuk sementara ini, dirinya mengaku tidak tahu jumlahnya secara detail, namun untuk target PAD dari 25 pasar tidak ada kenaikan dari tahun sebelumnya.

"Untuk target tahun ini tetap Rp 5 Miliar karena kemarin tidak tercapai akibat Covid-19," ujarnya.

Akan tetapi, menurutnya kali ini pemerintah daerah tidak memperioritaskan persoalan pencapaian target PAD.

Karena yang terpenting merupakan keselamatan dan kesehatan masyarakat Sampang ditengah pandemi Covid-19.

"Hal itu sesuai hasil rapat ditengah adanya PPKM Darurat Covid-19, sebab kondisinya tidak memungkinkan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved