Breaking News:

Berita Kota Kediri

Terdampak Covid-19, PKL Jalan Dhoho dan Seniman Jaranan Kota Kediri Terima Bantuan Sembako

Terdampak Covid-19 dan PPKM Darurat, PKL di Jalan Dhoho dan seniman jaranan Kota Kediri menerima bantuan paket sembako.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Kapolres Kediri Kota, AKBP Wahyudi menyerahkan bantuan sembako kepada Paguyuban PKL Jalan Dhoho dan pegiat seni jaranan, Sabtu (17/7/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Polres Kediri Kota menyalurkan bantuan sembako kepada Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Dhoho Kota Kediri serta Paguyuban Kesenian Pecut dan Jaranan di Kelurahan Kemasan, Kota Kediri, Sabtu (17/7/2021) malam.

Pada kegiatan itu, diserahkan bantuan sebanyak 75 paket sembako kepada para PKL yang biasa berjualan di Jalan Dhoho, serta Paguyuban Kesenian Pecut dan Jaranan sebanyak 100 paket sembako.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Wahyudi mengungkapkan, pandemi Covid-19 (virus Corona) berdampak pada seluruh sektor perekonomian yang ada di Kota Kediri.

Dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat membuat banyak pedagang kaki lima di Jalan Dhoho harus berhenti berjualan sementara.

“Pandemi ini bukan keinginan kita semua. Kita sama-sama berdoa masa pandemi Covid-19 ini segera usai,” ungkapnya.

Sementara perwakilan PKL Jalan Dhoho berharap pandemi Covid-19 segera berlalu dan mereka bisa berjualan kembali untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Perwakilan pedagang juga berterima kasih atas bantuan yang diberikan Kapolres Kediri Kota untuk para PKL yang terdampak Covid-19.

Baca juga: Program Magang Merdeka di Kota Kediri Sedot Antusiasme Mahasiswa, 3.280 Orang Telah Mendaftar

Sementara para pelaku paguyuban juga berharap pandemi Covid-19 segera berlalu agar bisa menampilkan kesenian pecut dan jaranan serta bermain alat musik gamelan.

Kesenian jaranan di Kediri merupakan salah satu kesenian yang sangat populer di masyarakat. Namun semenjak pandemi Covid-19 kegiatan berkesenian dihentikan.

Pada kesempatan itu, AKBP Wahyudi berharap pandemi Covid-19 segera berlalu dan para seniman bisa kembali menampilkan kesenian pecut dan jaranan kembali.

AKBP Wahyudi juga mengimbau kepada masyarakat pada masa PPKM Darurat agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Kita berdoa masa pandemi Covid-19 ini segera usai,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved