Breaking News:

Belum Ada Bukti Ilmiah Kombinasi Obat pada Pasien Covid-19 Menyebabkan Asidosis Laktat

Belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan kombinasi obat pada pasien Covid-19 menyebabkan asidosis laktat. Hal itu ditegaskan oleh dr Meity Ardiana.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Dokumen Pribadi
Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga Surabaya, dr Meity Ardiana SpJP(K) FIHA FICA, FAsCC, mengungkapkan, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah bahwa kombinasi obat pada pasien Covid-19 menyebabkan asidosis laktat, Senin (19/7/2021). 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni terkait apakah seseorang tergolong pasien dengan gejala ringan, sedang atau berat dan apakah pasien tersebut sedang menjalani opname atau isolasi mandiri.

“Disarankan untuk mengonsumsi vitamin dan suplemen yang memang sudah terbukti secara ilmiah dapat mencegah atau mempercepat kesembuhan Covid-19 sesuai rekomendasi yang ada,” urainya.

Lebih lanjut, rekomendasi untuk pencegahan saat ini adalah dengan memberikan multivitamin yang mengandung vitamin C, B, E, Zinc, dan vitamin D. 

Fitofarmaka, sambung dr Meity, juga dapat diberikan karena telah teregistrasi oleh BPOM. 

“Perlu diingat bahwa vitamin adalah suplemen, dimana fungsinya hanya untuk menambah nutrisi dari makanan sehari-hari,” ujarnya.

Dokter Meity berpesan agar masyarakat tidak perlu melakukan panic buying terhadap obat-obatan dan vitamin yang dipercaya dapat membantu penyembuhan Covid-19. 

"Apabila pola makan sehat dapat dijaga, maka kebutuhan mikro dan makronutrien yang dapat mencegah infeksi Covid-19 maupun virus dan penyakit lain akan dapat terpenuhi," lanjutnya.

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam memilah dan memilih informasi yang didapatkan. 

Masyarakat perlu kritis dalam menanggapi suatu berita dengan melakukan pengecekan ulang pada sumber informasi terpercaya seperti jurnal ilmiah yang terkemuka, mengakses informasi dari portal edukasi yang diakui dan dapat dipertanggungjawabkan (biasanya berdomain .int, .gov, .org), atau bertanya pada ahli di bidang tertentu.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved