Berita Mojokerto

Ning Ita Menilik Dapur Umum Komuninas Kuliner Tionghoa Yang Bantu Warga Isoman

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menilik langsung pembuatan makanan siap saji oleh komunitas pengusaha kuliner Tionghoa di dapur umum Kelurahan

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Romadoni
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat menilik dapur umum oleh komunitas pengusaha kuliner Tionghoa untuk membantu warga Isoman di Kota Mojokerto. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menilik langsung pembuatan makanan siap saji oleh komunitas pengusaha kuliner Tionghoa di dapur umum Kelurahan Gedangan Gang II, Kecamatan Magersari, Senin (19/7/2021).

Makanan siap saji itu berupa lauk pauk siap saji dan buah-buahan serta vitamin diperuntukkan bagi masyarakat di Kota Mojokerto yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) akibat terpapar Covid-19.

Ning Ita sapaan Walikota Mojokerto ini juga turut membantu dalam proses masak di dapur umum tersebut. Dia tampak piawai mengiris tempe yang akan dimasak menjadi lauk pauk untuk paket bantuan makanan yang didistribusikan ke masing-masing rumah keluarga Isoman.

Pemerintah Daerah memastikan bakal mendukung siapapun termasuk kepedulian
komunitas yang secara ikhlas mereka membantu keluarga Isoman.

"Keberadaan komunitas peduli perlu diparesiasi sebagai sarana pelengkap kebutuhan warga Isoman," ungkapnya, Senin (19/7).

Menurut dia, pihaknya akan memastikan warga yang dilayani oleh komunitas tersebut telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari puskesmas setempat, vitamin dan sembako dari Dinas Sosial Kota Mojokerto.

"Sehingga kehadiran komunitas ini dapat dijadikan pelengkap atas pelayanan Pemkot Mojokerto," terangnya.

Ning Ita menyebut perlu dukungan dari semua pihak untuk perang melawan Pandemi Covid-19 ini. Apalagi, lonjakan kasus terkonfirmasi positif Virus Corona di Kota Mojokerto masih cukup masif sehingga perlu kepatuhan Prokes secara ketat.

Baca juga: DPRD Surabaya Gelar Istighotsah dan Doa Lintas Agama Virtual, Semoga Pandemi Covid-19 Berakhir

Berdasarkan aplikasi Gayatri Kota Mojokerto mencatat seluruh pasien Covid-19 yang dirawat di rumah maupun mereka yang menjalani Isoman di ruangan karantina terpadu Rusunawa Cinde, Gedung Balai Diklat maupun rumahnya masing-masing.

Bahkan Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial menyuplai kebutuhan dasar mereka dari mulai dari sembako, bahan makanan serta memberikan tambahan susu dan madu bagi anak-anak yang menjalani Isoman. Sedangkan, pasien Isoman ditangani petugas Puskesmas dan diberi obat-obatan serta vitamin gratis.

"Pemkot memiliki data detail pasien baik yang dirawat di RS, karantina maupun yang Isoman dalam Aplikasi Gayatri sehingga mereka sudah disuplai bantuan sembako bahan makanan basah support dari CSR, vitamin, probiotik, minyak kayu putih sebagai tambahan," ucap Ning Ita.

Bantuan paket makanan dari komunitas pengusaha kuliner yang mayoritas warga Tionghoa di Kota Mojokerto ini mencerminkan bentuk solidaritas membantu sesama tanpa memandang ras, golongan maupun agama karena untuk kepentingan bersama dalam situasi Pandemi Covid-19.

Bhante Nyanasila menuturkan komunitas kuliner bersama Paguyuban sosial marga Tionghoa dan Vihara Budhayana turut berkontribusi setidaknya membantu mereka yang terpapar Covid-19. Selain itu, pihaknya juga membantu mereka yang terpapar Covid-19 agar berani menyampaikan telah terkonfirmasi positif Virus Corona sehingga dapat mencegah penyebaran.

"Awalnya kami memberikan bantuan paket makanan pada mereka agar lebih terbuka (Terpapar Covid-19) yang terbukti jumlahnya semakin meningkat dari kami menyadari ternyata banyak sekali orang-orang yang terpapar namun mereka malu dan takut untuk menyuarakan," jelasnya.

Sehingga, lanjut Bhante Nyanasila, berbagi ini merupakan pancingan awal agar mereka yang terpapar Covid-19 ikut terbuka dan secara membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

"Pemerintah sudah berupaya semaksimal mungkin dengan sumber daya yang ada dalam memerangi Covid-19 namun kalau masyarakat yang tidak terbuka jika terpapar jadi ini penderitaan dan musibah bersama jadi kita harus saling membantu," tandasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Kumpulan berita Mojokerto terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved