Pandemi Covid-19, Adiksi Masyarakat Indonesia pada Internet Semakin Meningkat

Selama masa pandemi Covid-19 (virus Corona), adiksi masyarakat Indonesia pada internet semakin meningkat.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dwi Prastika
thenextweb.com
Ilustrasi - Selama masa pandemi Covid-19 (virus Corona), adiksi masyarakat Indonesia pada internet semakin meningkat. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Selama masa pandemi Covid-19 (virus Corona), adiksi masyarakat Indonesia pada internet semakin meningkat.

Tiga mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) dari S1 Psikologi mengerjakan artikel ilmiah tentang hal itu untuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapatkan pendanaan dari Kemendikbud Ristek tahun ini.

PKM Artikel Ilmiah (AI) ini judulnya "Peningkatan Adiksi Internet selama Pandemi Covid-19 Ditinjau dari Perspektif Psikologi Sosial".

Tim mahasiswa itu adalah Afi Rizqi Zakaria, Annisyah Rahmania Rayhan dan Alvania Claresta Sarah Christian. Mereka dibimbing oleh Mochammad Said.

"Untuk PKM AI, kami melakukan studi literatur ke jurnal-jurnal," jelas Annisyah atau akrab dipanggil Nisyah pada TribunJatim.com, Minggu (18/7/2021).

Dari jurnal https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fpsyt.2020.580977/full, didapat informasi tentang adanya adiksi internet masyarakat Indonesia, khususnya orang dewasa mengalami kenaikan sekitar 14 persen.

Begitu juga durasi mengonsumsi internet mengalami kenaikan 52 persen dibanding sebelum pandemi Covid-19.

Alasan memilih topik ini berawal dari keresahan mereka, karena waktu yang dihabiskan untuk memakai internet makin tinggi.

"Kami membuat ide itu karena keresahan kami bersama. Selama pandemi berlangsung, banyak peraturan diterapkan. Maka waktu siang dan malam hari membuat kami banyak menatap layar," papar Nisya.

Hal itu membuat mereka lelah, maka dibuatkan artikel ilmiah agar bisa menyebarkan informasi terkait adiksi internet. 

Baca juga: Belum Ada Bukti Ilmiah Kombinasi Obat pada Pasien Covid-19 Menyebabkan Asidosis Laktat

Serta membantu mereka yang mengalami adiksi dengan mengurangi penggunaan internet.

Selain itu dari jurnal lain juga didapatkan bahwa ada rasa stres dan depresi pada penduduk Autralia sebanyak 78 persen. Mereka adalah yang ikut asemen untuk jurnal itu.

Mereka kemudian menghubungkan kondisi itu dengan teori-teori psikologi sosial di artikel ilmiah. Dikatakan, yang ditakutkan selama pandemi karena ketergantungan internet adalah merasa nyaman dengan selalu daring. Sehingga menghindari interaksi sosial.

"Ditakutkan ini akan terjadi meski pandemi sudah turun," jawab dia.

Agar tak terjadi itu, maka perlu motivasi dari keluarga sebagai upaya mengontrol diri. Misalkan curhat ke keluarga atau ngeteh sambil ngobrol tak hanya internet. Dengan begitu juga mengurangi kegiatan tak hanya ke internet.

"Saat ini artikel ilmiah sudah selesai dan menunggu dipublikasikan," kata dia. 

Di UM, ada 16 proposal yang didanai Kemendikbud Ristek. Yaitu 7 proposal PKM AI dan 9 PKM Gagasan Tertulis (GT).

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved