Breaking News:

Berita Lumajang

Pemkab Lumajang Mulai Kirim Bantuan Beras ke Warga Terdampak PPKM Darurat

Pemerintah daerah berkolaborasi dengan Forum Zakat Kabupaten Lumajang akhirnya mulai menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak PPKM Darura

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
kominfo
Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan wakilnya Indah Amperawati saat memberangkatkan bantuan beras yang disebar kepada masyarakat terdampak PPKM darurat, Senin (19/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pemerintah daerah berkolaborasi dengan Forum Zakat Kabupaten Lumajang akhirnya mulai menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak PPKM Darurat, Senin (19/7/2021).

Pada penyebaran perdana ini setidaknya ada 13.716 paket beras berukuran 5 kilogram yang akan diberikan kepada masyarakat. Bantuan tersebut akan terus diberikan selama PPKM Darurat masih berlangsung.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq ketika memberangkatkan armada pengangkut beras dari GOR Wira Bhakti Lumajang (19/7/2021) mengatakan, bantuan beras tersebut akan difokuskan bagi masyarakat yang sebelumnya belum pernah mendapat bantuan.

"Ini khusus untuk masyarakat PPKM Darurat. Karena hampir 15 hari ini banyak pekerja harian dibatasi, ini yang kita selesaikan, fokusnya masyarakat terdampak PPKM Darurat," ujarnya.

Bantuan tersebut merupakan Komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat pada masa PPKM Darurat. Bupati juga mengajak berbagai pihak untuk ikut serta membantu masyarakat yang terdampak PPKM Darurat.

Bupati menjelaskan, bantuan yang disalurkan saat ini merupakan hasil dari bantuan yang dikumpulkan Forum Zakat Peduli Kabupaten Lumajang, termasuk bantuan dari para ASN Pemkab Lumajang.

"Semua ASN membantu, tidak hanya PNS juga yang honorer, semua membantu," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati berharap bantuan tersebut benar-benar disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan terdampak PPKM Darurat.

Sedangkn masyarakat yang sudah pernah mendapat subsidi dari pemerintah, tidak diperkenankan untuk kembali menerima bantuan.

"Bagi masyarakat yang sudah menerima, dan tidak boleh menerima. Berbagilah kepada mereka yang belum pernah menerima," pungkas wabup yang akrab disapa Bunda Indah tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved